Unicef Apresiasi Pemkot Makassar, Sukses Imunisasi MR

166

MAKASSAR — United Nations Childrens Fund (Unicef) memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar karena mampu menyukseskan program imunisasi Measless Rubella (MR) dengan baik.

“Program imunisasi campak rubella atau MR adalah program pemerintah pusat yang menyasar anak-anak untuk menekan jumlah penderita campak di masa depan,” ujar Chief Field Office Unicef Sulawesi dan Maluku, Henky Widjaja di Makassar, Rabu (9/1/2019).

Ia mengatakan pertemuannya dengan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, untuk melaporkan capaian dan tantangan yang dihadapi Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) di Makassar.

Henky Widjaja yang didampingi aktivis dari LSM Bakti menyampaikan perkembangan kerja sama antara pihak Unicef dan Pemerintah Kota Makassar khususnya pada pencapaian dari kampanye imunisasi campak rubella di Makassar pada 2018.

Dia menyatakan selama dicanangkan oleh Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, beberapa waktu lalu, sejumlah target dipasang baik pada tingkat pusat maupun daerah.

Khusus untuk Makassar, dirinya memberikan apresiasi karena target pemerintah pusat yakni 95 persen anak yang dipersyaratkan di Indonesia harus di imunisasi dan Makassar mampu melampaui pencapaian tersebut.

“Makassar melampaui target di atas 95 persen per 31 Desember. Terus dari program pemerintahan, kami ada beberapa program, pertama catatan sipil, pencapaian cakupan akta lahir 93 persen. Terus program e-bullying di sekolah. Pemerintah kota sudah mereplikasi dengan anggaran sendiri. Tahun ini berlanjut, dari sebelumnya empat sekolah akan dikebangkan lagi,” ucapnya.

Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan pihak pemerintah kota akan lebih konsen dan maksimal terhadap masalah sosial anak-anak. Salah satunya dengan pengembangan konsep “rumah hati, rumah huni”, stop bullying di sekolah, dan trauma healing.

“Ini semua kita segera benahi, saya sudah sampaikan Plt Kepala Dinas Sosial karena memang persoalannya di sini. Unicef banyak menyampaikan keluhan terkait dinas sosial sebelumnya. Kita minta maaf untuk itu, kita akan perbaiki tahun ini, dengan kadis sosial kita yang baru,” terangnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...