Warga Berharap BPOM Malut Intensif Awasi Jajanan Sekolah

171
Uji lab bahan berbahaya pada makanan, ilustrasi -Dok: CDN

TERNATE – Badan Pengawasan Obat dan Makanan Maluku Utara, diminta mengintensifkan pengawasan terhadap jajanan sekolah, karena disinyalir ada jajanan sekolah yang menggunakan bahan berbahaya.

“Anak saya setiap hari jajan di sekolah dan saya selalu khawatir, jangan sampai anak saya membeli jajanan sekolah yang mengandung bahan berbahaya,” kata Rusnalia, salah seorang warga Ternate yang anaknya bersekolah di SD di Ternate, Rabu (23/1/2019).

Untuk itu, BPOM diminta rutin turun ke sekolah untuk memeriksa jajanan yang dijual di sekolah, sehingga kalau ada jajanan sekolah yang mengandung bahan berbahaya bisa diketahui.

Ia mengharapkan, penjual jajanan sekolah yang terbukti menggunakan bahan berbahaya, jangan hanya diberi peringatan, tetapi harus ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku untuk memberi efek jerah kepada mereka.

Bahan berbahaya yang disinyalir sering digunakan penjual jajanan sekolah, di antaranya pewarna pakaian, formalin dan boraks, yang dapat mengakibatkan kanker dan berbagai penyakit lainnya bagi yang mengonsumsinya.

Kepala BPOM Malut, Syahrina, mengaku pihaknya sudah memprogramkan pengawasan terhadap pangan jajanan sekolah, yang pada 2019 ini sasarannya sekitar 300 sekolah.

BPOM akan melakukan pemantauan terhadap pangan jajanan sekolah yang dijual di kantin sekolah dan sekitar sekolah, dan setelah melakukan pendampingan agar semua jajanan sekolah yang dijual aman untuk di konsumsi.

“Kantin sekolah yang kita nilai telah menerapkan proses pengolahan pangan jajanan sekolah secara baik, akan diberi piagam sehingga siswa tidak perlu lagi khawatir membeli jajanan di kanting itu,” katanya.

Para penjual jajanan sekolah diimbau untuk tidak menggunakan bahan berbahaya, karena selain bisa mengakibatkan gangguan kesehatan bagi yang mengonsumsinya, juga bisa diproses secara hukum, misalnya dengan menggunakan Undang-Undang Pangan atau Undang-Undang Konsumen. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...