Warga Kediri Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

209
Ilsutrasi rumah korban angin ribut - Dok CDN

KEDIRI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Jawa Timur, meminta warga mewaspadai cuaca ekstrem. Dari pengamatan yang dilakukan, potensinya adalah angin kencang. Dari prakiraan yang dilakukan, potensi angin dimungkinkan terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Angin berpotensi menumbangkan pohon.

“Pada Januari ini ada beberapa rumah warga yang roboh, misalnya di Kelurahan Pojok, karena angin kencang disertai hujan deras,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Kediri, Adi Sutrisno, Minggu (27/1/2019).

Rumah roboh di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, terjadi dua pekan lalu. Namun, pihak kelurahan baru melaporkan kejadian tersebut ke BPBD pekan lalu. Kondisi rumah rusak diterjang angin kencang. BPBD Kota Kediri telah berkoordinasi dengan instansi terkait, agar rumah warga yang rusak itu diusulkan untuk mendapat bantuan perbaikan. Selain rumah roboh, juga terdapat sejumlah pohon di Kota Kediri tumbang diterjang angin kencang.

BPBD Kota Kediri, sudah berkoordinasi dengan BMKG, untuk bisa mendapatkan informasi terbaru kondisi cuaca. “Kami koordinasi dengan BMKG, dan diberi analisis dampak hujan. Untuk Februari 2018 cuacanya di atas normal, untuk Maret cuacanya normal, sedangkan untuk April di atas normal. Artinya di atas normal terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan perlu diwaspadai, karena disertai angin kencang sesaat,” tutur Adhi.

Instansi terkait diminta mengevaluasi keberadaan pohon besar yang tumbuh di jalan-jalan Kota Kediri. Jika usianya sudah tua, diharapkan agar pohon segera dipangkas, mengantisipasi ambruk jika diterjang angin kencang.

Selama 2018, bencana yang terjadi di Kota Kediri, baik angin kencang, longsor, maupun rumah rusak cukup banyak. Namun, BPBD selalu sigap, dengan langsung menerjunkan tim reaksi cepat, untuk mendata kerugian, termasuk memberikan bantuan jika ada warga terkena bencana. (Ant)

Lihat juga...