Warga Timor Tengah Selatan Diminta Waspadai Potensi Banjir

183
Ilustrasi- Dok CDN

KUPANG – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, meminta warga setempat mewaspadai ancaman banjir, menyusul terjadinya hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur daerah ini.

“Curah hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS), selama beberapa pekan terakhir, menyebabkan sejumlah sungai meluap, sehingga dikhawatirkan memicu terjadi banjir. Kami berharap, masyarakat yang bermukim di bantaran kali mewaspadai banjir kiriman selama musim hujan berlangsung,” kata Kepala BPBD Kabupaten TTS, Ady Tallo, Selasa (1/1/2019).

Ia mengatakan, beberapa wilayah di kabupaten penghasil kayu cendana itu masuk dalam wilayah rawan bencana, seperti Kecamatan Amanuban Timur dan Amanuban Selatan.

Dia mengatakan, curah hujan yang tinggi setiap hari di Kabupaten Timor Tengah Selatan telah memicu meluapnya air sungai Noemuke di Kecamatan Amanuban Selatan, serta sungai Noelmina yang merupakan sungai terbesar di Pulau Timor itu.

“Luapan air sungai Noelmina juga sudah tinggi, sehingga bisa menimbulkan banjir. Kami sudah mengimbau warga, agar selalu waspada, khususnya yang bermukim di kawasan bantaran kali. Bila ada tanda-tanda akan terjadi bencana, agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Ady.

Ia mengatakan, tingginya curah hujan telah memicu terjadinya gerakan tanah di Desa Noemuke, Kecamatan Amanuban Selatan.

Menurut Ady, tim dari BPBD Kabupaten TTS telah turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi terhadap kasus pergerakan tanah yang dipicu tingginya curah hujan.

Kendati sudah ada bergeseran tanah, kata dia, namun belum begitu besar, tetapi tetap diwaspadai oleh warga Desa Noemuke yang bermukim tidak jauh dari lokasi rawan bencana itu.

“Kami sudah sampaikan kepada semua warga di desa itu, bila terjadi ancaman bencana untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman di Desa Noemuke,” kata Ady. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...