Wisata Merak Kunjir Mulai Bergeliat

Editor: Mahadeva

177

LAMPUNG – Kerusakan sejumlah fasilitas wisata di pesisir Pantai Rajabasa, Lampung Selatan mulai dibenahi. Fasilitas yang sudah diperbaiki diantaranya usaha kuliner, saung tempat berteduh serta fasilitas ronda.

Alfarudin, warga Dusun Merak Kunjir menyebut, satu bulan pascatsunami, pelaku usaha wisata mulai berbenah. Kerusakan membuat warga kehilangan tempat usaha kuliner. Satu bulan usai bencana, warga bersepakat untuk menghidupkan kembali tempat usaha wisata.

Memanfaatkan sisa-sisa pecahan perahu, sejumlah warga membuat meja, kursi, serta saung sementara untuk usaha kuliner. “Bersama dengan warga lain, kami sempat mengungsi di kaki Gunung Rajabasa. Setelah membaik, kami mulai membangun tempat usaha wisata, sekaligus bangkit dari keterpurukan,” terang Alfarudin, salah satu pemilik usaha wisata di Pantai Merak Kunjir kepada Cendana News, Minggu (27/1/2019).

Anak anak pantai wisata Merak Kunjir melakukan pembenahan untuk mempercantik kondisi pantai Merak Kunjir – Foto Henk Widi

Pantai wisata Merak Kunjir merupakan spot wisata favorit di pesisir Kecamatan Rajabasa. Pemandangan laut Selat Sunda serta Gunung Anak Krakatau (GAK), menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dibantu sejumlah relawan, pegiat wisata serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) membenahi usaha wisata. Hanya saja, jika sebelumnya tempat usaha yang dimiliki merupakan bangunan permanen.

Saat ini warung dibuat berbahan bambu, beratapkan waring serta terpal. “Aksesoris penunjang kami gunakan dengan mendaur ulang sisa kapal, tambang kapal, untuk membangkitkan usaha kuliner di pantai Merak Kunjir,” beber Alfarudin.

Alfarudin memastikan, kondisi Pantai Merak Kunjir mulai hidup. Warga mulai berdatangan ke pantai tersebut. Tempat kuliner di pantai juga mulai buka hingga malam. Tempat usaha kuliner berkonsep sederhana, membantu menghidupkan suasana tempat usaha warga tersebut.

Bukhori, salah satu warga Pantai Merak Kunjir menyebut, sejumlah warung yang ada, merupakan swadaya masyarakat. Dukungan ide dan gagasan dari relawan, diwujudkan dalam pembuatan fasilitas wisata. “Kami secara swadaya menghidupkan fasilitas wisata yang ada di pantai Desa Kunjir, sekaligus agar warga bisa mendapat penghasilan,” beber Bukhori.

Kondisi air panas yang keluar dari Gunung Rajabasa Lampung Selatan mengalir di pantai Merak Kunjir – Foto Henk Widi

Selain pemandangan Selat Sunda yang indah, Pantai Merak Kunjir juga memiliki potensi air panas belerang di sejumlah titik. Sarana tersebut biasa menjadi wisata kesehatan, yang juga menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Wati, salah satu pemilik usaha kuliner makanan tradisional soto ayam menyebut, kondisi wisata bisa segera bangkit. Memanfaatkan tempat usaha sementara, Wati telah berjualan sepekan terakhir. Kondisi pantai Merak Kunjir yang berdekatan dengan pantai Wat Wat Gawoh, Pantai Labuhan Saka, yang memiliki fasilitas pendukung, sudah semakin ramai pengunjung.

Baca Juga
Lihat juga...