Wujudkan Banyumas Sentra Durian, Bupati Siap Subsidi Bibit

Editor: Mahadeva

681

BANYUMAS – Banyumas bermimpi menjadi sentra buah durian. Untuk mewujudkannya, Bupati Banyumas, Achmad Husein, siap memberikan subsidi bibit. Kabupaten Banyumas, kaya akan potensi durian. Mulai dari wilayah Banyumas timur, seperti Kecamatan Kemranjen, kemudian di Banyumas barat ada Kecamatan Cilongok, di kedua wilayah tersebut bertebaran pohon durian.

Subsidi bibit, akan diberikan kepada desa yang ingin mengembangkan durian. Namun, bupati memberikan catatan, desa yang mengajukan diri menjadi sentra durian, harus menyesuaikan dengan struktur lahan di desa tersebut. Husein menyebut, Kecamatan Pekuncen sebagai salah satu yang potensial untuk pengembangan durian.

ʺIstri saya menanam 24 pohon durian di Pekuncen, dan setelah tiga tahun, beberapa pohon sudah berbuah. Satu durian pada hasil panen pertama, beratnya sudah mencapai tiga kilogram. Ini sangat potensial, sebab biasanya buah durian akan semakin baik pada hasil panen selanjutnya. Nah, untuk desa-desa yang potensial bagi pengembangan durian ini, kita siap mensubsidi bibit pohonnya,ʺ terang Achmad Husein, saat berkunjung ke Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Rabu (30/1/2019).

Husein menyebut, hasil panen durian di Desa Pageralang sangat luar biasa. Buah duriannya besar, tetapi bijinya kecil-kecil. Rasanya manis alami. Husein menyebut, desa tersebut sebagai surganya durian, sebab rasa duriannya mengalahkan durian montong, maupun durian musangking.

Budidaya durian sangat menjanjikan. Petani bisa memetik hasil yang besar. Satu kilogram durian dijual dengan harga Rp70 ribu. Maka untuk durian seberat lima kilogram saja, petani sudah memetik hasil Rp350 ribu. Sementara rata-rata satu pohon durian, bisa menghasilkan 20 sampai 50 buah. Durian di Desa Pageralang, rata-rata mempunyai berat antara empat hingga delapan kilogram per buahnya.

Ketua Kelompok Tani Tri Mulya, Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Sarjianto, mengatakan, durian hasil panen petani di Kelompok tersebut, sudah mengantongi sertifikat organik, dan aman dikonsumsi. Sekarang, durian Pagelarang menjadi pemasok utama toko-toko buah terkemuka di Jakarta. ʺKalau dari Kelompok Tani Tri Mulya yang beranggotakan 50 petani, kita bisa memasok sampai lima ton durian per minggu ke Jakarta, saat panen seperti sekarang ini. Buah durian kita sudah mengantongi sertifikat aman di dikonsumsi, sehingga bisa menembus pasar nasional,ʺ tuturnya.

Lihat juga...