hut

20 Orang di Jayapura Terserang DBD

Pemberantasan sarang nyamuk, fogging, ilustrasi -Dok: CDN

JAYAPURA – Penderita demam berdarah dangue (DBD) di Kota Jayapura, mencapai 20 orang dan terbanyak di Distrik Yabansai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Nyoman Sri Antari, mengatakan, hingga saat ini tercatat 20 orang terserang DBD atau meningkat dibanding pada 2017 yang tercatat 17 kasus.

Banyaknya penderita di distrik Yabansai disebabkan kawasan itu banyak genangan air yang menjadi sarang bagi nyamuk aedes aegypti, sehingga pihaknya sudah meminta bantuan dari aparat distrik, agar meminta masyarakat membersihkan lingkungannya dari genangan air.

Penyemprotan atau fogging bukan solusi, karena tanpa membersihkan lokasi di sekitar masyarakat, maka dapat menjadi sarang bagi berkembangnya nyamuk tersebut.

“Masyarakat diminta untuk membersihkan lingkungannya, agar tidak ada air tergenang yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, kata Antari, Selasa (12/2/2019).

Menurut dia, untuk mengetahui perkembangan warga yang terkena DBD, Dinkes Kota Jayapura sudah meminta rumah sakit dan Puskesmas melaporkannya, namun selama Februari 2019 tidak ada yang dilaporkan.

“Mudah-mudahan, tidak ada lagi warga yang dilaporkan DBD, walaupun musim penghujan masih berlangsung,” tandas Antari. (Ant)

Lihat juga...