2019, Desa di Lamsel Diharapkan Bebas BAB Sembarangan

Editor: Satmoko Budi Santoso

272

LAMPUNG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, dr. Jimmy B. Hutapea, MARS, mengungkapkan,  pihaknya menargetkan di akhir tahun 2019 seluruh desa di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar (BAB) sembarangan.

Program ODF merupakan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat salah satunya melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui pembuatan jamban sehat.

Target kabupaten Lampung Selatan bisa ODF pada akhir tahun 2019 tersebut disampaikan Jimmy B. Hutapea usai deklarasi Desa Sumber Agung, kecamatan Way Sulan sebagai desa ODF yang ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto di Lapangan Desa Karang Pucung.

Prasasti kecamatan bebas Open Defecation Free atau bebas buang air besar sembarangan ditandatangani Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto – Foto: Ist/Kominfo Lamsel

“Iya, ini memang salah satu program prioritas di Dinas Kesehatan. Karena memang target kita di akhir 2019 ini, semua desa yang ada di Lampung Selatan sudah punya jamban. Tujuannya, agar tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Lamsel, dr. Jimmy B. Hutapea,MARS seperti dalam keterangan tertulis Dinas Komunikasi dan Informatika pada Selasa (19/2/2019).

Jimmy mengungkapkan, sebelum dinyatakan sebagai desa ODF, Desa Sumber Agung sudah melalui tahapan proses yang panjang, mulai dari penilaian dan verifikasi dari Dinas Kesehatan Lampung Selatan maupun Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Para petugas verifikasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung diakuinya sudah turun mengecek langsung melakukan pemerikasan ke setiap rumah warga yang sudah memiliki jamban sehat. Saat dilakukan verifikasi dan sesuai standar, Dinas Kesehatan merekomendasikan untuk bisa deklarasi kecamatan ODF.

Jimmy juga berharap, dari sebanyak 8 desa yang ada di Kecamatan Way Sulan bisa mengikuti jejak Desa Sumber Agung yang telah mendeklarasikan sebagai salah satu desa yang sudah ODF.

Begitu pun di seluruh desa yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, semuanya bisa menghentikan aktivitas buang air besar sembarangan.

Berdasarkan data dari total sebanyak 260 desa di Lampung Selatan, baru sekitar 100 desa yang sudah dinyatakan ODF.

“Target yang ingin dicapai diantaranya agar pada tahun 2019 masyarakat di semua desa di Lampung Selatan stop buang air besar sembarangan atau istilahnya ODF pada akhir 2019 ini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jimmy juga mengimbau kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran akan pentingnya memiliki jamban yang sehat. Dia juga meminta semua pihak terkait, untuk bersama-sama saling bersinergi memberikan sosialisasi terus menerus dan mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak buang air besar sembarangan.

Peran para kader STBM yang ikut mendampingi masyarakat diakuinya sangat penting dalam pembuatan jamban sehat.

“Para kader merupakan relawan bahkan dari para babinsa anggota TNI ikut membantu dalam upaya membantu setiap desa di Lamsel bebas ODF,” bebernya.

Jimmy menyebut, tujuan utama Dinas Kesehatan menekankan program desa ODF supaya masyarakat menjadi sehat, karena kesehatan lingkungan tersebut erat kaitannya dengan pencegahan penyakit menular, seperti penyakit diare.

Juga ada kaitannya dengan pengendalian stunting atau kondisi gizi buruk. Intinya program desa ODF bertujuan menekan penyakit menular yang disebabkan dari kotoran-kotoran karena buang air besar sembarangan.

Hal tersebut bertujuan untuk mencapai Lampung Selatan sehat salah satunya melalui jamban sehat.

Lihat juga...