hut

Anies: BKD Siap Umumkan Lelang Jabatan ASN

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyebutkan, bakal membuka kembali lelang jabatan atau promosi terbuka. Pasalnya, Anies baru saja melakukan rotasi besar-besaran para pejabat di lingkungan Pemprov DKI. Sehingga banyak jabatan di DKI masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

“Sekarang, akan ada posisi yang dipegang Plt, cukup banyak. Kenapa? Untuk dilakukan promosi terbuka atau bahasa awamnya lelang jabatan, itu harus kosong. Posisi baru dilakukan seleksi terbuka,” ujar Anies kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Kemudian mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, untuk aparatur sipil negara (ASN) mewajibkan memenuhi syarat untuk mendaftar. Pasalnya dalam waktu dekat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan mengumumkan posisi yang dilelang jabatan.

“Dalam waktu dekat, BKD akan umumkan, dan saya akan wajibkan, semua ASN yang memenuhi syarat, wajib daftar. Kenapa wajib? Karena banyak ASN sungkan kalau atasan daftar, sungkan kalau ada kolega lebih senior daftar,” kata Anies.

Lebih jauh Anies mengatakan, proses seleksi nantinya akan dibuat sebuah panitia seleksi yang diemban oleh unsur dari Pemprov dan eksternal untuk menjaring ASN yang cocok mengemban jabatan tersebut. Dengan Pansel ini, diharapkan muncul pejabat baru yang berkompeten.

“Tentu ada panselnya, yang unsur dari Pemprov dan eksternal. Nanti kita umumkan panselnya. Harapan kita, generasi baru atau orang baru berpotensi yang tersembunyi, distafkan, atau tidak memiliki jabatan sesuai kompetensi atau relevansi dengan latar belakang, berharap akan muncul,” kata Anies.

Dengan diwajibkannya seluruh ASN yang memenuhi syarat untuk mendaftar, diharapkan pegawai-pegawai yang potensial bisa muncul dan menduduki jabatan tersebut.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan bahwa melalui langkah ini diharapkan semakin sedikit jabatan pelaksana tanggung jawab (Plt) yang menduduki posisi kepala dinas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Sementara, salah satu Camat Cilandak, Tomy Fudirhatono, mengaku belum mengetahui bakal ditempatkan dimana dan belum tahu posisi barunya.

“Belum tahu nih saya,” kata Tomy ditemui usai pelantikan.

Hal lain senada dengan Camat Pancoran, Hery Gunara, juga hanya tahu dia dicopot dari jabatannya. “Belum tahu saya ke mana, hanya dengar-dengar demosi,” kata Herry.

Kemudian, Kepala Badan Kepegawaian DKI Jakarta, Chaidir, meyakini sebagian besar pejabat lingkungan itu sudah tahu karena sudah mengambil undangan di Suku Badan Kepegawaian. Untuk itu, Selasa (26/2/2019), para wali kota akan mengumumkan jabatan baru para lurah dan camat.

“Diarahkan ke Wali Kota-nya masing-masing,” kata Chaidir.

Seperti diketahui, Anies baru saja melantik 1.125 pejabat dilingkungan Pemprov DKI. Mereka terdiri dari 15 pimpinan tinggi pratama atau eselon II, 247 administrator atau eselon III, dan 836 pengawas atau eselon IV.

Pelantikan itu menyisakan sejumlah jabatan kosong, seperti Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD); Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan; Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan; Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Direktur Utama Rumah Sakit Pasar Rebo; serta Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup.

Selain itu, Anies mencopot Teguh Hendarwan dari jabatan Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dan Yurianto dari jabatan Kepala Badan Pembina BUMD DKI. Dua jabatan itu kini kosong.

Posisi lainnya yang juga kosong karena perombakan pejabat yang pernah dilakukan Anies sebelumnya yakni Kepala Dinas Perhubungan; Dinas Perindustrian dan Energi; dan Wakil Wali Kota Jakarta Timur.

Lihat juga...