Balikpapan Luncurkan Perda Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Editor: Mahadeva

308

BALIKPAPAN – Pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 21 Februari 2019, Balikpapan resmi meluncurkan Peraturan Daerah (Perda) Larangan Penggunaan Kantong Plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan Suryanto – Foto Ferry Cahyanti

Produk hukum tersebut, telah disahkan oleh DPRD Balikpapan. Sebelum dikeluarkannya perda pengurangan penggunaan kantong plastik tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan telah mengeluarkan kebijakan Peraturan Wali Kota No.8/2018 dan telah diterapkan untuk ritel modern. “Setelah perda diluncurkan, akan diterbitkan perwali, yakni larangan penggunaan styrofoam dan sedotan plastik,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Suryanto, Rabu (20/2/2019).

Perda menjadi upaya pencegahan terhadap dampak yang ditimbulkan dari sampah plastik. Produk hukum tersebut, diharapkan mampu mendorong untuk mengurangi timbunan sampah, dan dampak pencemaran lingkungan dari produk kemasan plastik sekali pakai.

“Perda ini juga menekan laju timbulan sampah plastik, yang menjadi beban pencemar bagi lingkungan hidup, sekaligus meningkatkan pemahaman dan kesadaran publik untuk mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai,” ungkapnya.

Sebelumnya, penerapan perda larangan kantung plastik baru berlaku untuk ritel modern. Di Balikpapan ada 135 pasar swalayan, 26 supermarket, dan 4 hypermarket. “Sejauh ini, penerapan larangan penggunaan kantong plastik sudah berhasil menurunkan sampah, kurang lebih 56 ton per bulan,” tutup Suryanto.

Baca Juga
Lihat juga...