Bantul Siapkan SDM Kebandarudaraan

207

YOGYAKARTA – Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, menyiapkan dua paket pelatihan kerja bidang kebandarudaraan, menghadapi beroperasinya Bandara Internasional di Kulon Progo.

“Untuk tahun ini, di BLK (Balai Latihan Kerja) ada dua paket pelatihan, yang satu jurusan ticketing kemudian satu lagi jurusan kargo,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) BLK Disnakertrans Bantul, Ariyadi, di Bantul, Sabtu (23/2/2019).

Menurut dia, dua paket pelatihan kebandarudaraan tersebut disiapkan mulai tahun ini, untuk menyiapkan tenaga kerja Bantul siap pakai, menyusul akan beroperasinya New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo DIY pada 2019.

Ia menjelaskan, untuk pelatihan jurusan ticketing sudah dilakukan seleksi calon peserta beberapa waktu lalu, untuk mengikuti pelatihan yang akan dibuka pada 28 Februari. Pelatihan kerja akan dilaksanakan di kompleks UPTD BLK Disnakertrans Bantul.

“Paket pelatihan jurusan ticketing akan diikuti 16 peserta, kemarin sudah tahap seleksi, setelah dinyatakan lolos seleksi kemudian besok akhir bulan ini mulai pembukaan, kemarin yang daftar sekitar 26 orang,” katanya.

Dia mengatakan, sementara untuk pelatihan bidang kargo akan dilaksanakan setelah pelatihan kerja ticketing yang berjalan selama satu bulan. Meski begitu, pihaknya belum dapat memastikan jadwal seleksi pelatihan terkait barang bawaan itu.

“Kita memang mengambil dua jurusan saja. Kalau yang ticketing mayoritas wanita dengan usia rata-rata 17 tahun, kalau kargo mayoritas lski-laki usia 17 sampai 30 tahun. Peserta tidak harus ber-KTP Bantul, boleh dari luar Bantul,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Bantul, Sulistyanto mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dan pihak PT Angka Pura sudah memberikan masukan terkait tenaga kerja yang dibutuhkan termasuk kualifikasinya, agar bisa disiapkan kabupaten/kota di DIY.

“Untuk itu, kita harus menyiapkan SDM (sumber daya manusia) tenaga kerja, makanya di BLK tahun ini ada beberapa pelatihan yang menunjang jika nanti ada formasi yang dibuka, mereka (tenaga kerja) bisa ikut,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...