Baru Saja Diperbaiki, Jembatan Cipangkis Sudah Retak

Editor: Koko Triarko

264

BEKASI – Jembatan Cipangkis di Desa Loji, sebagai jalur penghubung dengan Desa Sirnajati, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali rusak. Padahal, jembatan itu baru tiga bulan selesai dikerjakan.

Pekerjaan melalui kegiatan tanggap darurat dengan biaya mencapai Rp1,4 miliar tersebut terlihat retak di sisi kanannya, miring dan sudah mau amblas, sehingga hanya bisa difungsikan satu jalur. Padahal, jembatan tersebut juga menjadi akses jalur alternatif pengendara dari arah Cikarang atau Cibarusah, untuknmenuju Karawang dan Jonggol.

Sarif, Kasie Ekbang Kecamatan Cibarusah -Foto: M Amin

“Pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut anggarannya mencapai Rp1,4 miliar. Lama selesai dikerjakan sudah retak dan amblas begini,” kata Sarif, Kasie Ekbang, Kecamatan Cibarusah, Sabtu (23/2/2019).

Dikatakan, pelaksanaan pengerjaan jembatan itu baru tiga bulanan selesai. Namun, sekarang retak dan amblas, hanya satu jalur yang bisa dilalui. Dia meminta pihak yang bertanggungjawab dapat melakukan perbaikian secepatnya.

Pasalnya, lanjut Sarif, jika dibiarkan maka kerusakan akan semakin parah, karena sisi tanggul jembatan sudah retak dan kropos.

“Sisi tanggulnya sudah retak dan keropos, jika terlalu lama dibiarkan,  saya khawatir akan amblas,” tandasnya, yang mengaku kecewa pelaksana kegiatan yang terkesan asaldalam melakukan pekerjaan.

Lebih lanjut, dia meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas  PUPR, agar melakukan investigasi turun ke lapangan untuk melihat kondisi jembatan di lapangan. Pembangunan jalan jembatan tersebut diketahui dialokasikan melalui kegiatan anggaran tanggap darurat dari pemerintah kabupaten Bekasi.

Yusuf (42), warga Sirnajati di lokasi jembatan Loji mengakui, bahwa Jalan jembatan Loji, merupakan akses vital bagi kebutuhan warga. Ia berharap, segera dilakukan perbaikan sebelum memakan korban jiwa akibat amblas.

”Saya meminta agar pemerintah kabupaten Bekasi menanggapi keluhan warga, dengan kondisi jalan yang semakin parah rusaknya, agar secepatnya diperbaiki, bukan dibiarkan,” tukasnya.

Baca Juga
Lihat juga...