hut

Bawaslu Gandeng Komunitas Ebeg, Sosialisasi Pengawasan Pemilu

Ediitor: Makmun Hidayat

PURBALINGGA — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purbalingga menggandeng komunitas ebeg untuk melakukan sosialisasi pengawasan pemilu serentak 2019.

Pertunjukkan ebeg ini berhasil menarik perhatian masyarakat, sehingga berduyun-duyun datang ke acara sosialisasi. Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Purbalingga meminta masyarakat untuk ikut aktif mengawasi proses pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Imam Nurhakim. – Foto: Hermiana E. Effendi

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Imam Nurhakim, mengatakan pengawasan mulai dari tahapan pemilu hingga pelaksanaan pada 17 April mendatang, perlu dilakukan supaya pemilu berlangsung dengan jujur, adil dan demokratis. Dan menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan pelaksanaan pemilu.

ʺPengawasan bertujuan untuk menjaga pemilu dari berbagai macam bentuk kecurangan, karena pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat, untuk menentukan masa depan bangsa, sehingga harus dipastikan berjalan dengan jujur, adil dan demokratis,ʺ terangnya, Senin (25/2/2019).

Pada acara sosialisasi yang berlangsung di Kecamatan Bobotsari ini, Imam Nurhakim menjelaskan tentang lima surat suara yang akan diterima oleh pemilih dan harus dicoblos. Kelima surat suara tersebut yaitu, surat suara untuk memilih pasangan presiden dan wakil presiden, anggota DPD (Dewan Perwakian Daerah), anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Tengah dan DPRD Kabupaten Purbalingga. Karena banyaknya jumlah surat suara ini, masyarakat diimbau untuk lebih teliti dan membaca terlebih dahulu jenis surat suara sebelum mencoblos.

“Bawaslu juga mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi dalam pengawasan pemilu dari proses awal hingga akhir, sehingga proses pengawasan berjalan maksimal dan serentak. Bawaslu bersama rakyat bersama-sama mengawasi pemilu,” jelas Imam Nurhakim.

Dengan gencarnya sosialisasi Imam berharap, agar masyarakat dapat memahami bagaimana aturan-aturan dalam pemilu sehingga pelanggaran pemilu dapat dicegah dan partisipasi pemilih semakin meningkat sehingga legitimasi hasil pemilu lebih baik.

Sementara itu, Camat Bobotsari, Bambang Triyono, menyatakan terima kasih kepada Bawaslu Purbalingga, sudah menyelenggaran sosialisasi pengawasan di wilayah Kecamatan Bobotsari. Sekaligus menghadirkan hiburan kesenian rakyat, pertunjukan ebeg, sehingga sosialisasi pengawasan berjalan dengan meriah.

“Banyaknya surat suara memang sering membuat masyarakat bingung, tetapi dengan adanya sosialisasi ini, semoga masyarakat lebih paham. Dan kita juga sudah bertekad untuk mewujudkan pemilu tanpa pelanggaran serta partisipasi yang tinggi dari pemilih. Paling tidak tingkat partisipasi mencapai 78 persen,” pungkasnya.

Lihat juga...