Bawaslu Kota Payakumbuh: Seluruh APK di Jalan Utama Langgar Aturan

215
Ilustrasi - Dok: CDN

PAYAKUMBUH — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, menegaskan, seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu yang terpasang di jalan-jalan utama Kota Payakumbuh seperti Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Soekarno Hatta melanggar aturan pemilu.

“Seluruh APK yang terdapat di Jalan Sudirman dan Jalan Soekarno Hatta itu sudah pernah kami tertibkan, namun seperti jamur di musim hujan, siangnya ditertibkan dan malam hari muncul lagi,” tegas Komisioner Bawaslu Kota Payakumbuh Divisi Pengawasan, Suci Wildanis di Payakumbuh, Sabtu (23/2/2019).

Suci mengatakan, pihaknya sudah melakukan inventarisasi terhadap seluruh APK yang dinilai melanggar, baik itu dari sisi ukuran ataupun dari sisi lokasi pemasangan.

“Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Soekarno Hatta itu sudah ditetapkan sebagai zona biru dan semua APK yang terpasang di area tersebut sudah melanggar,” kata Suci saat melakukan sosialisasi pengawasan pemilu.

Ia menjelaskan, dalam penertiban APK, Bawaslu tidak bisa serta merta langsung melakukan penindakan tapi harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan peserta pemilu, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya.

Suci mengatakan, berdasarkan penulusuran papan-papan iklah yang terpasang di protokol tersebut tidak satupun yang melakukan pembayaran pajak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Hasil koordinasi dengan Dinas Satu Pintu dan Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh, dari sekian banyak papan iklan yang terdapat tidak satupun yang membayar pajak ke Pemda, hanya videotron yang terdapat di pusat kota yang membayar sesuai aturan,” jelasnya.

Tampak sepanjang jalan utama di Kota Randang tersebut terpasang papan-papan iklan cukup banyak diisi oleh foto caleg, baik itu caleg DPR RI, DPRD provinsi, ataupun caleg DPRD kota. (Ant)

Lihat juga...