Berswafoto dengan Titiek Soeharto, ini Doa Jemaah Malam Munajat 212

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

686

JAKARTA — Dengan mengenakan gamis warna hitam berpadu hijab motif bunga warna senada, Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto menjadi pusat perhatian jemaah yang hadir pada Malam Munajat 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Kamis (21/2/2019) malam.

Dengan ramah dan senyum khasnya, putri Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar HM Soeharto ini menyapa jemaah Malam Munajat 212. “Assalamuallaikum ibu-ibu sehat,” kata Titiek Soeharto sambil mendekap kedua tangannya sebagai tanda memberi salam.

Para ibu-ibu jemaah menjawab salam putri Cendana. “Alhamdulillah sehat. Ibu Titiek juga sehat kan, kami doakan Pak Prabowo menang,” ujar mereka kompak terdengar.

Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, ini mengungkapkan terima kasih atas doa-doa dan dukungannya.

“Terima kasih, mohon doanya untuk perubahan Indonesia lebih baik. Alhamdulillah saya juga sehat,” ucap Titiek Soeharto dengan terus menebar senyum.

Para jemaah yang berada di pagar besi pembatas panggung tempat Titiek Soeharto bermunajat. Terlihat kompak memegang telepon seluler untuk mengabadikan momen indah.

“Selfie dengan Bu Titiek dari jauh. Kalau dekat kan nggak boleh, dibatasi pagar besi ini. Alhamdulillah saya selfie meski nggak dekatan, Ibu Titiek di atas panggung. Buat kenangan,” kata Ita, warga Bogor yang datang bersama keluarganya.

Titiek Soeharto
Siti Hediati Haryadi menghadiri Malam Munajat 212 di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (21/2/2019) malam. Foto: Sri Sugiarti

Dari atas panggung, Titiek Soeharto terus melambangkan tangan pertanda salam untuk para jemaah.Mereka pun terlihat sibuk meminta tim keamanan dan bahkan ajudan untuk memfoto Titiek Soeharto dari dekat.

“Mas, tolong fotoin Ibu Titiek dari dekat. Ini hp saya, buat kenang-kenangan,” kata Aminah warga Tanggerang.

Keunikan lain pun terlihat, seorang ibu berdiri sambil memegang pagar besi. Dia mengaku sebagai relawan pemenangan Prabowo-Sandi yang sengaja datang ke Monas untuk bermunajat mengetuk pintu langit. Untuk keselamatan bangsa dan pemilu damai serta terwujud pemimpin yang berpihak pada rakyat.

Dia pun memanggil-manggil ajudan Titiek Soeharto yang mengenakan baju koko putih. “Mas tolong bilangin Ibu Titiek, saya relawan pemenangan pak Prabowo. Saya datang 25 orang, tolong ingin foto dengan Ibu Titiek, bisa ya,” ujarnya.

Namun aturan tetap aturan, keinginan mereka berswafoto dengan Titiek Soeharto tidak bisa dikabulkan.”Maaf ya ibu, tidak boleh mendekat untuk berfoto. Ini demi keamanan dan ketertiban, pagarnya tidak boleh dibuka,” kata salah seorang petugas keamanan.

Momen selfie jarak jauh pun kembali diabadikan mereka dalam telepon selulernya.

Titiek Soeharto kemudian bergeser agak ke depan pinggiran panggung dengan posisi tetap duduk. Sambil melambangkan tangan berpadu senyuman khasnya, Titiek Soeharto tetap memberikan semangat.

“Ibu-ibu, saya di sini ya. Kita berfoto walaupun jaraknya agak jauh. Semangat kita juga untuk berjuang dan selalu berdoa,” ujarnya.

Semangat kobaran doa mereka begitu menggebu. “Ibu Titiek, insha Allah Pak Prabowo menang, presiden kita. Ya Allah kabulkan doa-doa kami di malam munajat ini,” teriak seorang ibu berkerudung abu-abu.

Hingga waktu mengharuskan Titiek Soeharto meninggalkan area Monas. Saat berdiri dan bersiap untuk turun panggung tetap menjadi serbuan jemaah yang berada di atas panggung tersebut, meminta berswafoto.

Saat menerobos area Monas untuk bergegas menaiki mobil di area parkiran. Titiek Soeharto tetap menjadi magnet ibu-ibu, bapak-bapak dan kaum milenia yang hadir bermunajat.

Titiek Soeharto
Hingga di mobil pun, Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto tetap diserbu jamaah memintanya berfoto di area Malam Munajat 212 di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (21/2/2019) malam. foto : Sri Sugiarti

Momen berswafoto kembali terukir di telepon seluler mereka. Bahkan hingga Titiek Soeharto sudah menaiki mobil pun, tiga jemaah memohon izin untuk berfoto. “Boleh kok, ayuk masa nggak boleh,” kata Titiek Soeharto sambil tersenyum.

Ketiga jemaah itu mengaku senang bisa bertemu dengan putri Presiden Soeharto.”Terima kasih Ibu Titiek, doa kami untuk Pak Prabowo,” ujarnya.

Baca Juga
Lihat juga...