BKIPM Lampung dan Masyarakat Gelar Bersih Pantai

Editor: Mahadeva

264

LAMPUNG – Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) dan masyarakat Lampung menggelar kegiatan bersih pantai. Pembersihan dilakukan, setelah volume sampah di pantai dan laut pesisir Desa Kunjir meningkat. Terutama seusai tsunami melanda wilayah tersebut Sabtu (22/12/2018) silam.

Rusnanto, S.Pi., M.Si, Kepala BKIPM Lampung menyebut, kegiatan tersebut bagian dari kepedulian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pembersihan oleh BKIPM dengan menggandeng masyarakat Desa Kunjir, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kunjir, mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) dan komunitas Peduli Wisata (Pelita) Lampung, menjadi bagian dari upaya memulihkan kegiatan masyarakat.

“Kegiatan bersih pantai menjadi cara mengajak masyarakat menjaga lingkungan pantai. Mengajak anak-anak untuk mencintai laut, dan masyarakat bisa melakukan aktivitas di laut usai tsunami,” terang Rusnanto, saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (6/2/2019).

Pembersihan pantai, bertujuan untuk memperindah lokasi wisata. Diharapkan, hal itu membantu menghidupkan kembali kegiatan pariwisata di tempat tersebut. Dan, sebagai upaya menghidupkan wisata pantai, BKIPM Lampung juga memberi enam paket peralatan menyelam dangkal (snorkling), kepada pengurus Pokdarwis Kunjir.

Marjuki,salah satu tokoh masyarakat pantai wisata Merak Kunjir – Foto Henk Widi

Tokoh masyarakat Dusun Merak Kunjir, Marjuki, mengapresiasi kegiatan bersih pantai yang dilakukan BKIPM Lampung. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat bisa kembali bangkit,  memulai kehidupan baru, pascabencana.

Bantuan yang diberikan BKIPM Lampung, melengkapi bantuan dari komunitas Peduli Wisata, Sakai Sambaiyan dan UGM. “Bantuan dari UGM, kami diberi tandon air yang memiliki sistem pengolahan air, sehingga bisa langsung diminum. Juga penyediaan toilet yang layak di sekitar lokasi wisata,” ungkap Marjuki.

Yodistira Nugraha, Ketua Komunitas Peduli Wisata (Pelita) Lampung menyebut, bantuan pembersihan area pantai, alat snorkling, sangat membantu warga. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat kembali beraktivitas dan mencintai laut. Upaya penataan kawasan wisata Pantai Merak Kunjir, juga dilakukan dengan pembuatan sejumlah warung kuliner. Warung tempat berjualan kopi, menjadi sarana menghidupkan kembali kawasan wisata bahari tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...