Cap Go Meh, Kesempatan Penjual Barongsai Mini Mencari Keberuntungan

Editor: Mahadeva

324

BEKASI – Perayaan Cap Go Meh, atau puncak perayaan tahun baru Imlek 2570 memberi keberuntungan tersendiri bagi pedagang miniatur Barongsai. Para pedagang pernak pernik Imlek tersebut, sengaja datang dari Cirebon, untuk berjualan di Kelenteng Hok Lay Kiong, Bekasi Timur, Kota Bekasi Jawa Barat.

Udin Black, penjual miniatur mini bersama timnya – Foto M Amin

Para pedagang miniatur barongsai memenuhi jalan menuju kelenteng tertua di Bekasi tersebut. “Kami setiap tahun keliling jualan miniatur barongsai, dan pernak-pernik Imlek lainnya di beberapa kelenteng di Jawa Barat,” kata Udin Black, seorang pedagang kepada Cendana News, Selasa (19/2/2019).

Selain menjual miniatur barongsai, udin juga menjual aneka mainan robot. Semua barang jualan merupakan produk rumahan dari Cirebon. Mereka berpindah-pindah untuk berjualan. Di Bekasi, pembeli barongsai sepi, lebih ramai terjual mainan robot.

“Sepi, di Kelenteng Hok Lay Kiong, yang beli miniatur barongsai. Beda kalau ditempat lain. Tapi hari ini, hanya ada perayaan Cap Go Meh di Bekasi. Besok Rabu (20/2/2019) cap Gomeh ada di Jonggol dan Sukabumi,” kata Udin yang mengaku baru menjual satu lusin mainan.

Di Karawang, Udin menyebut pembeli biasanya lebih ramai. Karena, saat ini di daerah tersebut, sedang selesai musim panen. Namun, perayaan Cap Go Meh di Karawang baru dilaksanakan lima hari lagi. “Kami pasti ke Karawang,” tandasnya.

Udin Black, memiliki tim terdiri atas 12 orang. Mereka khusus berjualan miniatur barongsai, saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Jika hari biasa, mereka menjual mainan robot disetiap acara sekolah. Semua barang diambil dari kampung perajin di Cirebon. Kerajinan di Cirebon memiliki tempat khusus, dan tidak hanya membuat minitur barongsai, tetapi juga topeng dan mainan lainnya.

Baca Juga
Lihat juga...