hut

Cuaca Ekstrem, Warga Gorontalo Utara Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Ilustrasi [pixabay]

GORONTALO — Warga di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu.

Hal itu diungkap Kepala Seksi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gorontalo Utara, Yayan, di Gorontalo, Jumat (1/2/2019).

Ia mengatakan, informasi pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Gorontalo, untuk peringatan dini cuaca Gorontalo hari ini, (1/2) pukul 08.00 Wita, menyebut berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang mulai pukul 08.30 Wita.

Khususnya di wilayah Kecamatan Kwandang, Gentuma, Pulau Saronde dan sekitarnya. Kondisi hujan itu dapat meluas hingga Kecamatan Anggrek dan Monano, yang diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 10.30 Wita.

BPBD pun mengimbau agar masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah agar waspada, termasuk berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang dan tanah longsor, serta potensi banjir yang sangat tidak diinginkan.

Kewaspadaan juga diharapkan berlaku bagi masyarakat yang ada di wilayah kepulauan, serta aktivitas nelayan di laut.

“Jangan memaksakan menyeberang laut, jika cuaca masih tidak bersahabat seperti angin kencang dan gelombang tinggi untuk mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rasman Olii, warga Desa Ponelo, Kecamatan Ponelo Kepulauan, mengaku, belum berani menyeberang dari pulau itu menuju ke Kecamatan Kwandang.

Selain hujan lebat, ombak besar melanda wilayah perairan tersebut.

“Meskipun beberapa perahu besar tetap menjalankan rutinitas taksi laut, namun kondisi saat ini cukup ekstrim sehingga kami enggan nekad untuk menyeberang,” ujar Rasman.

Ia mengaku, setiap harinya banyak beraktivitas di wilayah Kecamatan Kwandang, makanya transportasi taksi laut sangat diandalkan.

Namun saat kondisi laut sedang tidak bersahabat, sering aktivitasnya tertunda atau bahkan diurungkan untuk lebih memprioritaskan keselamatan. [Ant]

Lihat juga...