Dinkes Imbau Warga Oku Waspadai Penyakit DBD

205
Ilustrasi nyamuk Aedes Aegepty - Foto Istimewa/Dok CDN

BATURAJA — Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah denque (DBD) saat musim penghujan seperti sekarang ini.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Ogan Komering Ulu (Dinkes OKU), Andi Prapto mengatakan bahwa pada periode Januari 2019 hingga saat ini tercatat sudah empat kasus DBD yang menyerang masyarakat di wilayah setempat.

“Empat kasus DBD ini rata-rata terjadi tiga kawasan di OKU meliputi Kelurahan Sukaraya dan Sekar Jaya serta di Kecamatan Peninjauan. Namun warga yang terjangkit DBD saat ini sudah sembuh,” katanya di Baturaja, Rabu (20/2/2019).

Menurut dia, saat ini kasus DBD yang terjadi di Kabupaten OKU masih tergolong aman karena virus tersebut tidak mengelompok di satu tempat.

Meskipun masih tergolong aman, kata dia, namun Dinkes OKU gencar melakukan upaya pencegahan agar tidak ada masyarakat yang menderita penyakit DBD sekaligus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami tidak ingin kecolongan hingga terjadi hal yang fatal pada penderita DBD seperti pada 2017 yang mengakibatkan satu orang balita usia 3,5 tahun meninggal dunia akibat penyakit tersebut,” tegasnya. Dia mengemukakan, pada tahun 2017 tercatat sebanyak 14 kasus DBD dan satu di antaranya meninggal dunia, sedangkan di 2018 terjadi 20 kasus yang sama dengan usia penderita rata-rata 17-38 tahun.

“Untuk itu kami melakukan upaya pencegahan dengan menyampaikan kepada pihak rumah sakit, puskesmas dan unit kesehatan jika ada warga yang terdeteksi kemungkinan terkena DBD agar cepat dilaporkan,” ujarnya. [Ant]

Lihat juga...