Distribusi Logistik Pemilu di Timika, Belum Merata

209

TIMIKA  – Sebagian logistik untuk Pemilu 2019 hingga kini belum tiba di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Mimika, Provinsi Papua.

Pelaksana Tugas Sekretaris KPU Mimika Marwiyah, di Timika, Minggu, mengatakan logistik yang belum tiba di Timika berupa stempel dan surat suara.

“Stempel dan surat suara sementara dalam pengiriman dari Jakarta ke Timika,” kata Marwiyah.

Adapun logistik pemilu lainnya, seperti bilik suara, kotak suara, tinta dan segel sudah tiba di Timika beberapa waktu lalu.

Bilik suara dan kotak suara yang berbahan karton kedap air berjumlah masing-masing sebanyak 3.640 unit dan 4.748 unit.

Adapun jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT HP2) di Mimika sebanyak 231.265 orang.

Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Mimika sebanyak 911 yang tersebar pada 18 distrik (kecamatan) dan terbagi pada lima daerah pemilihan (dapil).

“Jumlah TPS untuk Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 nanti meningkat drastis dari sebanyak 650 saat Pilkada Mimika 2018 menjadi 911 lantaran ada penambahan jumlah pemilih yang cukup banyak.

Selain itu, pemilih untuk Pemilu 2019 dibatasi maksimal 300 orang per TPS, sementara saat pilkada jumlah pemilih per TPS bisa mencapai 400 orang bahkan lebih,” kata Marwiyah.

KPU Mimika merencanakan pembuatan TPS pada beberapa lokasi yang sebelumnya tidak tersedia TPS, seperti di kawasan perkantoran PT Pusaka Agro Lestari (PAL), perusahaan pengelola perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, KPU Mimika mempertimbangkan pembentukan TPS di halaman RSUD Mimika dan Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, untuk mengakomodasi hak pilih para pasien maupun petugas kesehatan yang bertugas saat Pemilu 17 April 2019. (Ant)

Lihat juga...