Dorong Kemajuan Kerajinan Gerabah, Pemprov Gandeng ITDC

Editor: Mahadeva

215

LOMBOK TENGAH – Pemprov NTB menggandeng Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk mendorong kemajuan industri gerabah di daerah tersebut. Khususnya kerajinan gerabah di Desa Penujak, Kabupaten Lombok Tengah. ITDC merupakan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Kerajinan gerabah di Desa Penujak Lombok Tengah termasuk cukup lama, tapi dari sisi pemasaran masih sangat kurang, makanya sebagai salah satu langkah awal, mendorong kemajuan kerajinan gerabah masyarakat, yakni membangun kerjasama dengan semua komponen pariwisata seperti ITDC, perhotelan, Agen wisata dan investor serta pelaku usaha lain,” kata Gubernur NTB, Zulkiflimansyah, Selasa (12/2/2019).

Dengan kerjasama tersebut, masyarakat perajin yang selama ini mendapatkan pembinaan dari sisi SDM dan permodalan, produk kerajinan yang dihasilkan juga bisa terbantu pemasarannya. Gerabah termasuk produk kerajinan unggulan, yang kerap dikunjungi wisatawan di Lombok. Sehingga, kalau dikelola secara maksimal, bisa mendatangkan keuntungan secara ekonomi bagi masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Penujak, L. Suharto, menyebut, kerajinan gerabah termasuk tembikar Penujak, merupakan kerajinan tertua di NTB. Pemerintah desa sangat berharap kepada pemerintah baik pusat maupun daerah, agar mendukung penuh keberadaan kerajinan gerabah di Desa Penujak. “Dukungan diberikan baik infrastruktur, peningkatan SDM, permodalan dan promosi. Sehingga memberikan dampak pada peningkatan perekonomian masyarakat Desa Penujak,” harapnya.

Menurut Suharto, kerajinan gerabah di Desa Penujak terkesan lesu, bahkan bisa dikatakan mati suri selama hampir 10 tahun lamanya.

Baca Juga
Lihat juga...