Dubes Helmy: Tak Ada WNI Jadi Korban Bom Kairo

253
Ilustrasi, Dok: CDN

JAKARTA — Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi, memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban atas peristiwa aksi bom bunuh diri yang mengguncang Kairo, Mesir, Senin (18/2) malam.

“Tidak ada WNI yang menjadi korban dari insiden tersebut,” ujar Dubes Helmy dalam pernyataan pers yang diterima di Jakarta, Selasa malam (19/2/2019).

Aksi bom bunuh diri terjadi di belakang Masjid Al-Azhar, Distrik Gamaleya, Darb Al-Ahmar, Kairo, pada 18 Februari pukul 22.00 waktu setempat atau 19 Februari pukul 03.00 WIB. Pihak aparat keamanan mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri adalah Al-Hasan Abdullah (37).

Bom bunuh diri tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan lima orang terluka. Tiga korban jiwa adalah para aparat kepolisian. Dua di antaranya merupakan petugas yang menyergap pelaku, sebelum akhirnya yang bersangkutan menarik pemicu bom rakitan yang dibawa.

Sementara itu, lima orang korban luka terdiri dari dua aparat kepolisian dan tiga warga sipil termasuk, satu orang mahasiswa yang berasal dari Thailand. Semua korban sipil saat ini dirawat di RS Husein sementara para aparat keamanan yang menjadi korban dirawat di RS Kepolisian.

Untuk diketahui, Distrik Gamaleya Darb Al-Ahmar, atau dikenal dengan Darosah, merupakan kompleks Al-Azhar yang padat penduduk. Banyak mahasiswa asing dari berbagai negara yang sedang melanjutkan pendidikan di Universitas Al-Azhar tinggal di daerah tersebut.

Salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal di Kairo, Khan el Khalili, juga berada di kawasan itu. (Ant)

Lihat juga...