EDP Khawatirkan Kondisi Roma

Editor: Koko Triarko

285
Edin Dzeko mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan AS Roma atas Frosinone. -Foto: @OfficialASRoma

FROSINONE – AS Roma susah payah menaklukkan Frosinone pada lanjutan Serie A, Minggu (24/2) pagi. Sempat tertinggal, AS Roma akhirnya memastikan kemenangan dengan skor akhir 3-2. Namun, performa Serigala Roma membuat Eusebio Di Francesco (EDF) khawatir.

Kekhawatiran Di Francesco cukup beralasan. Roma yang kini menempati urutan lima klasemen sementara harus berjuang ekstra keras, untuk menaklukkan Frosinone yang menghuni zona degradasi, dan hanya satu strip di atas penghuni dasar klasemen Serie A.

Di Francesco khawatir, jika kondisi seperti ini terus berlanjut, maka akan sangat merepotkan. “Kami tidak boleh membiarkan performa seperti ini terus berlanjut,” tegas EDF, seperti dikutip Football-Italia.

Laga kontra Frosinone memang menjadi mimpi buruk bagi Giallorossi. Bagaimana tidak? Mereka kebobolan saat laga baru berjalan lima menit. Kesalahan umpan Steven Nzonzi dimanfaatkan dengan baik oleh Camillo Ciano, dan berhasil menaklukkan Robin Olsen.

Edin Dzeko kemudian menyamakan skor di menit 30, dan Lorenzo Pellegrini membuat Roma berbalik unggul, selang satu menit kemudian. Andrea Pinamonti membuat skor kembali imbang 2-2 pada 10 menit akhir laga. Beruntung, di menit akhir Dzeko mencetak gol penentu kemenangan AS Roma.

“Sejujurnya, saya lebih senang melihat performa yang berbeda dari hari ini. Tapi ini situasi sulit di musim ini, ditambah kondisi dengan angin kencang membuat kedua tim kesulitan memperagakan permainan yang bagus,” ucap EDF.

Menurut EDF, Frosinone yang kini menghuni zona merah berusaha keras mengambil poin demi menyelamatkan posisi di Serie A. Kondisi itu diperparah banyaknya kesalahan yang dilakukan skuat asuhannya. Akibatnya, timnya berisiko meraih hasil imbang, bahkan kalah dari tuan rumah.

Ia menyesalkan, karena timnya selalu saja membuat situasi lebih sulit bagi diri sendiri. “Satu hal yang positif dari laga ini adalah, bahwa kami menang. Tapi saya harap, kami bisa mengawali laga dengan lebih baik dari saat ini. Gol kedua lahir dari set play kami sendiri dan posisioning kami tidak tepat. Daniele De Rossi salah membaca situasi,” terangnya.

Dia menambahkan, dalam melakoni laga, tim berusaha menyelesaikannya dengan mencetak banyak gol daripada memilih mengontrol jalannya laga. Apalagi, timnya sudah menunjukkan, bahwa mereka merupakan tim yang sangup mencetak banyak gol.

“Kami harus meningkatkan permainan dan tidak boleh terus mempertahankan permainan seperti ini,” tegasnya, lagi.

Pekan depan, Roma bakal meladeni Lazio pada laga Derby della Capitale, lalu melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra FC Porto.

Baca Juga
Lihat juga...