Gaya Hidup tak Sehat Penyebab Utama Kematian

Editor: Satmoko Budi Santoso

PURBALINGGA – Perubahan gaya hidup dan pola makan, membuat terjadinya pergeseran penyebab kematian terbanyak. Jika dulu penyakit menular menjadi penyebab utama kematian, sekarang sebaliknya, justru penyakit tidak menular atau degeneratif yang menjadi penyebab utama kematian.

Degeneratif merupakan penyakit yang menyebabkan terjadinya kerusakan atau penghancuran terhadap jaringan tubuh manusia. Penyebab utama penyakit ini adalah gaya hidup yang tidak sehat.

Kasi Gizi Mikro, Direktorat Gizi Masyarakat, Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Mursalim mengatakan, perilaku masyarakat sekarang tidak menjalankan gaya hidup sehat, banyak menimbulkan degeneratif. Dan sangat berisiko untuk terserang penyakit.

ʺMasyarakat yang tidak menjalankan gaya hidup sehat akan sangat berisiko mengidap penyakit tidak menular. Sekarang menduduki rangking pertama penyebab kematian akibat penyakit. Misalnya penyakit stroke dan jantung,ʺ kata Mursalim saat memberikan materi pada acara sosialisasi dukungan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), Senin (18/2/2019) di Desa Kalikajar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga.

Mursalim menjelaskan, stroke yang masuk ke dalam penyakit tidak menular menduduki urutan pertama penyakit degeneratif penyebab kematian. Kemudian disusul oleh penyakit jantung, ginjal dan lainnya.

Perubahan perilaku yang bisa memicu penyakit mematikan antara lain yaitu, tidak mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, mempunyai kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol dan perilaku destruktif lainnya.

Lebih lanjut Mursalim menyatakan, biaya yang harus dikeluarkan negara akibat penyakit degeneratif cukup besar. Antara lain untuk penyakit stroke, negara harus mengeluarkan biaya pengobatan hingga Rp794 miliar, kemudian penyakit ginjal dengan kisaran biaya Rp750 miliar.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menjalankan gaya hidup sehat karena apabila masyarakat sehat, dana talangan yang digunakan untuk biaya pengobatan penyakit degeneratif tersebut bisa dialihkan untuk alokasi pembangunan yang lain.

Untuk menghindari atau mengurangi risiko penyakit degeneratif, Mursalim menganjurkan agar masyarakat rajin berolahraga, sekalipun hanya olahraga ringan seperti berjalan kaki. Kemudian dianjurkan pula untuk mengatur pola makan dengan memperbanyak makanan buah dan sayur, serta menghindari rokok dan alkohol.

“Makan buah dan sayur serta menghindari asap rokok adalah hal mutlak apabila kita ingin sehat,” pungkasnya.

Lihat juga...