Gelar Bersih Lingkungan di Maumere Peringati HPN 2019

Edirtor: Koko Triarko

MAUMERE – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Aliansi Wartawan Sikka (AWAS) menggandeng berbagai organisasi pemerintah, TNI, POLRI, Brimob serta segenap elemen masyarakat, untuk melaksanakan bakti sosial membersihkan sampah dan parit di sepanjang jalan depan pelabuhan Laurens Say, Maumere hingga perumahan warga di Kampung Buton, Kelurahan Kota Uneng.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional pada 9 Februari besok, sekaligus ulang tahun AWAS ke-3. Bakti sosial ini diikuti dengan sosialisasi mengenai kebersihan lingkungan serta bahaya penyakit demam berdarah dengue dan malaria,” kata Tovik Koban, Ketua Panitia Peringatan HPN Kabupaten Sikka, Jumat (8/2/2019).

Danlanal Maumere Kolonel Marinir Sumantri, saat memberikan sosialisasi. -Foto: Ebed de Rosary

Menurut Tovik, Kampung Buton dan areal Pelabuhan Maumere dipilih karena merupakan daerah padat penduduk, dan saluran air tidak berfungsi maksimal. Selain itu, adanya penyakit demam berdarah yang semakin hari semakin meningkat.

“Maka, selain melaksanakan bakti sosil membersihkan sampah, kami juga mengundang petugas dari dinas kesehatan untuk memberikan sosialisasi mengenai pola hidup sehat. Juga sosialisasi mengenai penyakit malaria dan demam berdarah, serta penyakit berbasis lingkungan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, kata Tovik, di Kampung Buton ada organisasi Komunitas Mancing Manual Maumere yang selalu aktif mengedukasi masyarakat mengenai menjaga laut dan ekosistem. Termasuk menangkap ikan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan dan tidak merusak terumbu karang.

“Kita berharap, dengan kegiatan ini masyarakat mendapatkan manfaat dan mengetahui dampak dari tidak menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, dengan kehadiran aparat keamanan, baik dari TNI dan POLRI, bisa memotivasi masyarakat untuk hidup bersih dan sehat,” tuturnya.

Danlanal Maumere, Kolonel Marinir Sumantri, mengatakan, hari Jumat merupakan waktu rutin bagi pemerintah kabupaten Sikka untuk melaksanakan program  green and clean. Saat hujan dan terjadi banjir, sampah-sampah akan berserakan terutama di daerah hilir dan dataran rendah.

“Masyarakat yang di bagian hulu atau tempat yang tinggi, harus diberikan penyadaran, agar jangan membuang sampah sembarangan, terutama di parit, agar masyarakat di hilir tidak mendapatkan akibat dari lingkungannya dipenuhi sampah saat hujan,” pesannya.

Akhir-akhir ini tambah Sumantri, penyakit demam berdarah terjadi di berbagai daerah. Untuk itu pihaknya mengajak agar segenap elemen masyarakat dan instansi agar  bersama-sama memeranginya dengan cara yang bsia dikerjakan termasuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini momen yang baik menumbuhkan kesadaran bersama dan harus dimulai dari rumah tangga dan meningkat ke lingkungan. Kalau rumah bersih, lingkungan pun bersih dan masyarakat sekitar pasti akan merasakan dampaknya,” sebutnya.

Banyak masyarakat Kampung Buton yang bekerja sebagai nelayan, dan rumahnya berada di pesisir pantai. Untuk itu, harus menjaga kebersihan laut. Nelayan tentunya akan sangat bergantung kepada laut yang bersih, sebab kalau laut tidak ada pencemaran, maka ikan akan sehat.

“Jangan membuang sampah, terutama sampah plastik ke laut, karena plastik akan sangat lama terurai dan mengandung racun. Bahkan, ada hiu yang mati karena memakan sampah plastik. Kalau ikan memakan racun, lama-kelamaan ikan akan mengalami kepunahan,” pesannya.

Sumantri juga mengajak, agar masyarakat di pesisir pantai dan semua elemen masyarakat menjaga kebersihan laut. Ini penting, karena akan berdampak kepada kehidupan biota laut dan berguna bagi anak cucu ke depan.

“Kegiatan yang diadakan rekan-rekan wartawan ini sangat bagus untuk menyamakan persepsi kita, untuk menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing. Menjaga kebersihan bukan saja di darat, tetapi juga di laut,” jelasnya.

Baksi sosial membersihkan lingkungan dimulai sejak pukul 05.30 WITA, dimulai dari depan Pelabuhan Laurens Say Maumere hingga perkampungan Buton di Kelurahan Kota Uneng, dengan jarak skeitar 500 meter.

Hadir dalam kegiatan ini, TNI AD dari KODIM 1603 Sikka, TNI AL Lanal Maumere, Brimob Detasemen B Pelopor , Tagana, PMI, Bank Sampah Flores, Dinkes, aparat pemerintahan Kelurahan Kota Uneng dan Kecamatan Alok.

Hadir juga pegawai Bea Cukai Maumere, Pelindo Maumere, Komunitas Mancing Manual Maumere, Persit Kartika Candra Kirana KODIM 1603 Sikka, Ibu-ibu Bhayangkari Polres Sikka serta Ibu-ibu Jalasenastri Lanal Maumere. Juga turut serta masyarakat kampung Buton dan sekitarnya.

Lihat juga...