Investasi di Gorontalo Capai Rp1,8 Triliun

149
Ilustrasi investasi - Foto: Dokumentasi CDN

GORONTALO – Pemkab Gorontalo mencatat, investasi yang masuk dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Di 2018, nilainya mencapai Rp1,8 miliar.

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, mengatakan, investasi di Kabupaten Gorontalo terus tumbuh. Hal tersebut seiring dengan adanya peningkatan ekonomi yang terjadi. Di 2016, jumlah investasi mencapai Rp150 miliar, di 2017 mencapai Rp1,6 triliun dan di 2018 menjadi Rp1,8 triliun. “Investasi ini sangat penting, karena seperti yang selalu saya katakan, membangun daerah itu tidak bisa hanya pemerintah dan mengandalkan APBD saja” ujarnya, Senin (4/2/2019).

Jika dengan APBD, daerah memang bisa membangun. Namun demikian, tidak akan secepat seperti yang diharapkan. Oleh karenanya, industri harus tumbuh, dan investasi harus masuk ke Kabupaten Gorontalo. “Kami membuka kesempatan bagi para investor untuk membangun ekonomi di Kabupaten Gorontalo. Tak hanya itu saja, guna mengembangkan investasi khususnya di bidang industri pemerintah secara khusus memasukannya kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujarnya.

Kabupaten Gorontalo membuka satu zona khusus industri. Hal itu dilakukan, di Kecamatan Tibawa, Bilato, dan Pulubala. “Bahkan untuk membuat investasi kian besar, pemerintah tengah mempersiapkan Pelabuhan Bilato, sebagai pintu masuk perdagangan baru di Provinsi Gorontalo,” jelasnya.

Nelson menambahkan, banyak dampak positif yang bisa didapatkan dari berkembangnya investasi. Diantaranya, pemerintah bisa mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang bisa digunakan untuk membangun, memberi modal kepada wirausaha, hingga pemberian bantuan sosial. Di sisi lain, hadirnya investasi dan industri di Kabupaten Gorontalo juga membuka peluang pemerintah menurunkan angka pengangguran.

Adanya perusahaan atau industri, akan membuka peluang kerja. “Dengan investasi ini juga perekonomian kita bisa semakin bagus, ekonomi masyarakat semakin baik, dan pada ujungnya kemiskinan kita bisa turunkan, masyarakat bisa semakin sejahtera,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...