Iwak Kali Lik Tuti, Kuliner Khas Ikan Sungai

Editor: Satmoko Budi Santoso

797

BANYUMAS – Hidangan ikan sudah biasa kita nikmati, namun warung makan dengan menu serba ikan ini mempunyai ciri khas yang berbeda.

Gorengan ikan andalan warung ikan Lik Tuti ini adalah ikan boso. Jenis ikan ini tidak bisa diternak dan hanya ada di sungai-sungai. Penyajiannya juga berbeda dari warung lainnya, di sini ikan dihitung per kilogram, sehingga sebelum disajikan, ikan ditimbang dulu sesuai pesanan pengunjung.

Pemilik warung Lik Tuti, Ibu Maryam, mengatakan, warung ini sudah puluhan tahun berdiri dan saat ini ada dua tempat. Jarak antarwarung hanya sekitar 500 meter di jalan yang sama, yaitu Jalan Raya Patikraja-Banyumas, Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas.

Menurut Bu Maryam, sebagian besar pengunjung mencari ikan boso, karena jenis ikan ini jarang dijumpai.

ʺIkan boso ini tidak bisa diternak, sehingga mendapatkannya dengan mencari di sungai-sungai. Kalau kita mendapatkan ikan boso dari pencari ikan di sekitar Sungai Serayu. Kebetulan warung kita juga dekat dengan Sungai Serayu,ʺ kata Bu Maryam, Sabtu (2/2/2019).

Selain ikan boso, warung Lik Tuti juga menyediakan hidangan ikan lainnya, seperti ikan lembutan, ikan baceman, ikan mujair dan lainnya. Semua jenis ikan dijual dengan harga kiloan. Sehingga saat datang, pengunjung akan ditanya mau dihidangkan jenis ikan apa saja dan berapa banyak.

Pengunjung sedang menikmati hidangan ikan di warung Lik Tuti, Sabtu (2/2/2019). Foto: Hermiana E. Effendi

Biasanya untuk 2-3 orang, akan dihidangkan seperempat kilogram ikan per jenis. Pengunjung sebagian besar memesan sampai tiga jenis ikan. Dan untuk rombongan di atas 5 orang, dihidangkan setengah kilogram ikan.

Setelah ditimbang, ikan dihidangkan dalam piring yang diberi alas daun pisang. Untuk sambal yang disajikan, disesuaikan dengan jumlah orang yang makan. Sambal terasi Lik Tuti ini juga terkenal kelezatannya dan dihidangkan dalam cobek.

ʺUntuk 2-3 orang, disajikan sambal dalam cobek kecil dan bisa pesan lagi kalau kurang. Sedang untuk pengunjung 5 orang ke atas, atau yang biasa pesan setengah kilogram ikan, dihidangkan sambal dalam cobek besar, lengkap dengan lalapannya,ʺ terang Bu Maryam.

Harga ikan juga sangat terjangkau. Untuk ikan boso, satu kilogram dijual dengan harga Rp140 ribu atau Rp35 ribu per 250 gram. Dan untuk ikan lembutan Rp100 ribu per kilogram. Selain makan di tempat, pengunjung biasanya juga membeli untuk dibawa pulang.

Warung ini juga menyediakan aneka oseng sayuran, ada oseng kangkung, buncis, tempe dan lain-lain, sebagai pelengkap hidangan makan. Pada jam-jam makan, warung ini selalu dipadati pengunjung.

ʺKita buka mulai pukul 07.00 WIB, biasanya sudah banyak yang sarapan di sini. Dan tutupnya sehabis Maghrib, sekitar jam 19.00 WIB,ʺ kata Bu Maryam.

 

Lihat juga...