Jumlah Pemilih di Banyumas Berkurang 281 Orang

Editor: Satmoko Budi Santoso

438

PURWOKERTO – Jumlah pemilih yang menggunakan suaranya di wilayah Kabupaten Banyumas berkurang hingga 281 orang.

Hal tersebut diungkap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), Senin (18/2/2019).

Dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 2 (DPTHP2), jumlah pemilih di Banyumas tercatat ada sebanyak 1.350.981 orang. Setelah dilakukan perhitungan dengan menyertakan hasil DPTb tahap pertama, jumlah pemilih berkurang menjadi 1.350.700 orang.

Komisioner KPU Banyumas Divisi Program dan Data, Khasis Munandar mengatakan, berkurangnya jumlah pemilih di Banyumas ini, karena banyak warga yang pada awalnya sudah tercatat dalam DPTHP2, tetapi kemudian mengajukan permohonan formulir A5. Untuk menggunakan hak pilihnya di daerah lain. Sebagaimana diketahui, pendaftaran A5 tahap pertama kemarin jumlahnya mencapai ratusan.

ʺJadi ada perubahan jumlah pemilih, karena banyak yang mengajukan pindah tempat memilih. Sebaliknya, dari daerah lain juga ada yang masuk ke Banyumas,ʺ terangnya.

Berdasarkan data rekapitulasi KPU Banyumas, jumlah warga Banyumas yang akan menggunakan hak pilihnya di daerah lain tercatat sebanyak 1.588 orang terdiri dari 867 pemilih laki-laki dan 721 pemilih perempuan.

KPU Banyumas menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), Senin (18/2/2019). Foto: Hermiana E. Effendi

Sementara jumlah pemilih dari luar Banyumas yang mengajukan permohonan untuk menggunakan hak pilih di Banyumas ada 1.307 orang, terdiri dari 671 pemilih laki-laki dan 636 pemilih perempuan.

Dari data tersebut, terlihat lebih banyak jumlah pemilih yang keluar dari Banyumas, daripada yang masuk. Sehingga jumlah pemilih di Banyumas berkurang.

Namun, Khasis memastikan, data pemilih tersebut masih sangat mungkin mengalami perubahan kembali. Karena pengajuan permohonan formulir A5, akan dibuka kembali dan untuk tahap dua, akan dilayani hingga satu bulan sebelum pelaksanaan Pemilu, atau sampai dengan 17 Maret 2019.

ʺKemungkinan jelas akan bertambah, karena masih banyak mahasiswa di Purwokerto yang belum mengajukan formulir A5. Mereka belum menentukan akan memilih dimana. Kalau informasi sementara yang kita peroleh dari pihak Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, ada sekitar 1000 mahasiswa dari luar Banyumas yang akan menggunakan hak pilihnya di sini,ʺ jelas Khasis.

KPU Banyumas sendiri berencana akan melakukan sosialisasi terkait form A5 di Unsoed, setelah masa liburan kampus selesai.

 

 

Baca Juga
Lihat juga...