Kejurnas Renang, UPN Yogyakarta Jadi Terbaik di Kategori Perguruan Tinggi

Editor: Mahadeva

217
Salah satu atlet saat tampil di Kejurnas renang belum lama ini. Foto: Sodik

YOGYAKARTA – Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta, menjadi yang terbaik untuk kategori Perguruan Tinggi, di Kejuaran Nasional Renang Antarsekolah dan Perguruan Tinggi 2019. Kejuaraan yang digelar di Yogyakarta tersebut, berlangsung di Kolam Renang Tirta Krida, AAU. UPN berhasil membawa pulang sembilan medali emas dari kompetisi tersebut.

UPN Veteran Yogyakarta, jauh meninggalkan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Buleleng, yang hanya meraup empat emas, dua perak dan dua perunggu. Sukses UPN tersebut, tidak terlepas dari keberhasilan perenang andalannya, Valeria Pauline. Sembilan emas yang direbut, semuanya diraih Valeria.

Begitu pula empat emas yang diperoleh Undiksha adalah sumbangan dari Dewa Gede Anom Artha. Pencapaian fenomenal justru diukir perenang cilik dari Denpasar, Ni Putu Pande Lisa Primasari yang meraih 11 emas dan mengantar home schooling-nya, yaitu HS Primagama, Denpasar, menjadi yang terbaik di kategori SD.

HS Primagama unggul atas rivalnya yang juga berasal dari Bali, SDN 3 Banjar Jawa, yang membawa pulang 10 emas. Disusul SDN Sidorejo, Sleman, DI Yogyakarta, dengan sembilan emas dan satu perak. “Pande Lisa memang perenang bertalenta. Kita berharap prestasinya makin menanjak. Pencapaiannya di kejurnas cukup mengesankan. Dia bisa meraih banyak medali karena mengikuti beberapa nomor,” kata Ismadi, Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas, Selasa (5/2/2019).

Untuk kategori SMP, SMP Santa Ursula Bandung, terpilih sebagai yang terbaik, dengan meraih sembilan emas. Semua medali disumbangkan Philomena Balinda. SMP Santa Ursula unggul atas SMPN 3 Sleman, yang mendapatkan enam emas dan dua perak. Sedangkan SMAN 2 Sragen, tampil sebagai yang terbaik di kategori SMA. Sekolah tersebut meraih tiga emas, tiga perak dan satu perunggu.

DIY dan Bali bersaing ketat untuk atlet terbaik. Dari KU 1 sampai senior putra dan putri, baik DIY maupun Bali tercatat menyumbang lima perenang yang menjadi terbaik. Siswa dari SMA 1 Budi Mulia Dua Sleman, Muhammad Syarlif Lukman, menjadi yang terbaik di KU 1 putra. Syarlif meraih dua emas dan satu perunggu. Prestasi mengesankan juga diraih Nabila Zalma Hermanza dari SDN Sidorejo, Sleman. Nabila yang tampil di KU 4 meraih sembilan medali emas. Ia jadi yang terbaik di KU-nya.

“Munculnya perenang yang masih berusia di bangku SD menunjukkan DIY tidak kekurangan bibit bertalenta. Kami sangat berharap prestasi mereka makin membaik seiring bertambahnya usia. Para perenang juga bisa terus menambah jam terbang lomba karena makin banyak kejuaraan yang digelar di Yogyakarta. Mereka juga bisa mengikutinya di daerah lain,” kata Boyke Dharma, Ketua Forum Klub Renang Sleman.

Baca Juga
Lihat juga...