Kelepon Ubi, Makanan Tradisional yang Disukai Warga Mataram

Editor: Satmoko Budi Santoso

340

MATARAM – Selain serabi, salah satu jajanan tradisional yang banyak dijual dan diminati masyarakat Pulau Lombok adalah kelepon ubi.

Terbuat dari bahan alami ubi kayu dicampur dengan parutan kelapa muda. Ditabur pada parutan ubi yang telah ditanak, dibuat menjadi bundaran kecil. Kemudian ditusuk menggunakan tusukan kecil dari bambu.

“Meski terbuat dari ubi dengan campuran sederhana berupa parutan kelapa dan gula merah, kelepon ubi termasuk jajanan tradisional cukup diminati masyarakat dan pembeli,” kata Rahmah, Sabtu (9/2/2019).

Rahmah yang setiap hari berjualan kelepon ubi di pasar tradisional Dasan Agung Mataram, mengatakan, masyarakat terutama ibu rumah tangga yang datang berbelanja membeli sayuran maupun kebutuhan pokok lain, biasanya menyempatkan diri berbelanja membeli kelepon ubi, serabi dan beberapa jajanan lain sebagai oleh-oleh.

Rahmah, pedagang jajanan tradisional pasar Dasan Agung Mataram membuka jajanan kelepon yang dipesan pembeli/Foto: Turmuzi

Ia mengatakan, kelepon ubi banyak disukai. Selain harganya murah, rasanya juga enak, cocok dimakan sebagai sarapan pagi sambil menikmati hidangan secangkir kopi atau teh panas atau juga disajikan sebagai camilan di rumah.

“Harga kelepon ubi juga cukup murah, cukup hanya membeli dengan uang Rp5.000 rupiah pembeli bisa mendapatkan tiga tusuk kelepon ubi, dimana satu tusuk berisi empat kelepon,” katanya.

Tini, warga Kelurahan Muhajirin, Mataram, mengaku, biasa membeli kelepon ubi setiap pergi ke pasar sebagai oleh-oleh sepulang dari pasar untuk anaknya di rumah.

Ia mengatakan, kelepon dan jajanan serabi termasuk jajanan pasar tradisional yang paling disukai anaknya.

Baca Juga
Lihat juga...