KIP: Jumlah Pemilih Aceh Barat Berkurang

204
Ilustrasi warga mengecek DPT Pemilu [CDN]

MEULABOH, ACEH — Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Aceh Barat, menyebutkan jumlah pemilih pada Pemilu 2019 di daerah itu berkurang setelah dilakukan verifikasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tahap – I.

Komisioner KIP Aceh Barat, Basri, mengatakan, semula jumlah dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tahap – II, 133.692 jiwa, kemudian menjadi 133.671 jiwa pada DPTb tahap – I.

“Bukan penambahan karena kertas suara justru kami catat bergeser berkurang 21 orang. Ini akibat banyak pindah memilih ke luar kabupaten,”katanya di Meulaboh, Selasa (19/2/2019).

Hal itu disampaikan usai menggelar rapat pleno terbuka DPTb di Aula Dinas P2TP2A Kabupaten Aceh Barat pada Senin (18/2) kegiatan tersebut sebagai langkah persiapan melakukan pemutakhiran data pemilih peserta Pemilu 2019 di Aceh Barat.

Mereka yang berpindah lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah karena faktor domisili, baik berpindah karena tempat tinggal maupun karena berpindah lokasi kerja sehingga disesuaikan dan diterbitkan surat pemberitahuan.

“Tidak mesti ke luar daerah, atas nama mereka berpindah dari lokasi TPS yang pertama terdaftar, maka bila ke luar kabupaten namanya dicoret dari lokasi itu untuk disesuaikan dengan bukti A.5 yang bisa didapatkan dari KPU maupun PPS dan PPK,” imbuhnya.

Basri, menyampaikan, sebenarnya jumlah pemilih untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Aceh Barat telah difinalkan dengan hasil DPTHP II, namun tahapan demi tahapan perbaikan jumlah pemilih sehingga terus terjadi penyusutan.

Ke depan, kata dia akan ada lagi proses verifikasi dan pleno untuk Daftar Pemilih Khusus (DPK), akan tetapi tidak terjadi pengurangan jumlah pemilih karena yang bersangkutan hanya berpindah ke TPS lain, malahan kemungkinan bisa bertambah.

“Kalau pemilih khusus belum, DPK adalah orang belum terdaftar dalam DPTb, sehingga dia bisa memilih mengunakan KTP elektronik. Tapi kalau DPTb karena domisili, mereka bekerja di luar daerah atau luar TPS tempat dia terdaftar,” demikian Basri. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...