hut

Korupsi, Dua ASN di Lebak Dipecat

Antikorupsi, ilustrasi -Dok: CDN

LEBAK – Dua pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten dipecat. Mereka diberhentikan dengan tidak hormat karena terlibat tindak pidana korupsi.

“Kedua PNS yang dipecat itu Ag (57), bekerja sebagai penilik pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Mg (35) staf Kecamatan Cilograng,” kata Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak, Fuad Lutfi, Kamis (14/2/2019).

Pemecatan itu berdasarkan UU No.5/2014, tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemecatan untuk memberi kepastian hukum bagi seluruh ASN. Selain itu, kebijakan tersebut diambil mengikuti keputusan Surat Kerja Bersama (SKB) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kebijakan pemecatan, juga diperkuat Peraturan Pemerintah (PP) No.53/2010. tentang Disiplin PNS. “Kedua PNS terbukti korupsi dan berkekuatan hukum tetap dari putusan Pengadilan Negeri,” ungkapnya.

Fuad mengatakan, selain memecat PNS, BKPP juga telah memberhentikan secara sementara, terhadap dua PNS yang terlibat korupsi. Mereka terlibat dalam kasus pengadaan bibit di Dinas Kehutanan dan Perkebunan.

Kedua PNS itu Ed (57), yang kini menjabat Sekretaris Camat Sajira, dan Id (35), staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Meskipun mereka diberhentikan sementara sebagai PNS, tetapi masih menerima gaji sekira 50 persen. Apabila, mereka dalam persidangan itu tidak terbukti dan divonis bebas oleh Pengadilan Negeri maka status PNS-nya tidak diberhentikan. Namun sebaliknya, jika terbukti korupsi maka statusnya sebagai PNS diberhentikan. (Ant)

Lihat juga...