hut

Lima Puluh Persen Rumah di Maumere Positif Jentik Nyamuk

Editor: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Hasil pemantauan jentik oleh petugas Dinas Kesehatan ditemukan di atas 50 persen rumah warga yang dicek positif mengandung jentik sehingga berpotensi terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Tadi saat memantau jentik ke semua rumah, di atas 50 persen positif mengandung jentik bisa jadi demam berdarah di setiap tempat penampungan air dan tempat-tempat air tergenang,” sebut Helena Kidi Labot, Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Sabtu (9/2/2019).

Dari hasil pemantauan jentik tersebut, jelas Helena, pihaknya bisa memprediksi suatu saat nanti akan terjadi penyakit demam berdarah di Kampung Buton kelurahan Kota Uneng. Tahun 2018 pun ada seorang anak yang meninggal akibat DBD di kelurahan ini.

Helena Kidi Labot, Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan, Kabupaten Sikka. Foto: Ebed de Rosary

“Hingga tanggal 8 Februari, jumlah penderita DBD di Sikka ada 79 kasus, dimana di kelurahan Kota Uneng ada 6 kasus. Kebanyakan penderita merupakan anak-anak dan balita,” terangnya.

Demam berdarah, jelas Helena, disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Agepty. Nyamuk elit ini tidak hidup di got tetapi di air yang bersih seperti di kaleng dan gelas plastik bekas serta lainnya.

“Saat musim hujan nyamuk akan merajalela. Telur-telur nyamuk Aedes Agepty mengandung virus dengue beda dengan nyamuk malaria dimana telurnya tidak mengandung virus,” jelasnya.

Jika tahun ini ada kasus demam berdarah di sebuah kompleks, sebut Helena, maka tahun depan pasti akan ada kasus di tempat yang sama, kalau tidak ada upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk.

“Apalagi ada rumah yang mau di-fogging dan ada rumah yang tidak mau di-fogging sehingga nyamuk dewasa saat di-fogging akan lari ke rumah yang tidak di-fogging. Kalau ditemukan kasus demam berdarah, baru lokasi sekitar akan dilakukan fogging  dengan radius maksimal 200 meter,” terangnya.

Nyamuk demam berdarah setiap saat bisa menggigit masyarakat. Dulu nyamuk ini, kata Helena, menggigit di jam 9 sampai 10 pagi. Tapi, saat ini berdasarkan penelitian nyamuk demam berdarah menggigit setiap waktu.

“Nyamuk yang biasa menggigit adalah nyamuk betina. Untuk memberantas maka cara yang mudah dan gampang yakni menerapkan praktik hidup bersih lewat gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk,” pesannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH menjelaskan, nyamuk Aedes Aegypti bisa menghasilkan 100 sampai 300 telur. Nyamuk tersebut bisa hidup atau bertahan selama 6 bulan sampai 1 tahun.

“Nyamuk Aedes Aegypti yang mengandung virus dengue akan menghasilkan telur yang juga positif atau mengandung virus dengue penyebab demam berdarah. Jadi, 10 nyamuk Aedes positif dengue akan menghasilkan paling kurang 1000 telur positif dengue,” jelasnya.

Kegiatan fogging akan membunuh hanya nyamuk dewasa, sementara ribuan telur yang akan menetas menjadi nyamuk, siapa yang harus membasmi mereka. Tentu ini menjadi tugas semuanya, termasuk di dalam rumah sendiri untuk memantau jentik.

“Selain bersih-bersih tempat nyamuk berkembang biak antara lain lewat kerja bakti, kita bisa memelihara ikan atau menanam tanaman pengusir nyamuk. Atau tertibkan pakaian yang berserakan di rumah. Ini bisa dikerjakan semua orang,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com