Masyarakat di Sumbar Diminta Jangan Khawatirkan Isu Bencana

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

175

PADANG — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyebutkan, isu bencana tsunami, bukanlah harus menjadi sebuah alasan untuk takut tinggal di kawasan pinggiran pantai.

“Jadi meskipun wilayah Pesisir Selatan termasuk daerah rawan bencana, seperti ancaman gempa dan tsunami. Namun harus tetap berbenah menjadi kawasan destinasi wisata yang ramah bencana dan lingkungan. Jika ketakutan terus dipelihara, maka akan mematikan semangat dalam menjalankan kehidupan,” kata Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Rabu (20/2/2019).

Ia menyebutkan atas dasar instruksi Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno tentang siaga gempa dan tsunami, masyarakat perlu mengantisipasi. Terlebih bagi yang tinggal di dekat pesisir pantai, harus tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi gempa dan datangnya tsunami.

Intinya, dalam pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana menjadi faktor utama. Mulai bagi masyarakat umum, hingga ke sekolah-sekolah yang berada di zona tidak aman.

Isu Bencana
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Doni Hendra/Foto: Ist

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Doni Hendra, saat melakukan Bimbingan Teknis Peningkatan dan Pengembangan Gerakan Sadar Wisata di Padang, mengatakan, kegiatan bimtek itu diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pada momen tersebut, Doni juga mengatakan adanya isu bencana alam tersebut tidak perlu membuat masyarakat ketakutan. Akan tetapi, sebaiknya menjadi hal kewaspadaan saja.

”Masyarakat yang hidupnya bergantung pada sektor pariwisata harus optimis,” katanya.

Pada sisi lain, Doni juga mengingatkan masyarakat terutama kelompok sadar wisata dapat mengampanyekan pariwisata ramah lingkungan, dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Kalau objek wisata tidak bersih tentu tidak akan membuat wisatawan nyaman, dan mereka punya kesan yang tidak baik tentang daerah kita. Oleh karena itu masyarakat maupun wisatawan harus dapat menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ajaknya.

Menurut Hendra, jika Sumatera Barat ingin maju pariwisatanya maka seluruh elemen masyarakat harus menjaga dan mengembangkan potensi wisatanya.

Baca Juga
Lihat juga...