Masyarakat Nangahure Masih Membuang Sampah Sembarangan

Editor: Mahadeva

227

MAUMERE – Kebiasan membuang sampah sembarangan masih saja terjadi di Kota Maumere. Bahkan, di wilayah yang hanya berjarak sekira 10 kilometer arah barat kota Maumere, masyarakat masih membuang sampah di samping jembatan di jalan trans utara Flores.

“Kebiasan ini sudah sejak lama hampir setahun. Kebanyakan yang membuang sampah disini adalah warga di perkampungan Nangahure lembah,” sebut warga setempat Frans Nong, Rabu (13/2/2019).

Saat ditemui di lokasi, Frans mengatakan, sampah-sampah tersebut saat musim hujan akan terbawa ke laut. Pemerintah kelurahan harus memperhatikan masalah tersebut, sebab tempat itu buka tempat pembuangan sampah. “Harusnya masyarakat disiapkan sebuah bak sampah di samping jalan, agar jangan membuang sampah di samping jembatan. Sampah-sampah tersebut sering menimbulkan bau tidak sedap, dan tercium pengendara yang melintasi jalan trans nasional ini,” tuturnya.

Frans berharap, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sikka, segera mengatasi permasalahan tersebut. Masyarakat, harus diberi penyadaran, agar membuang sampah pada tempatnya. Pemerintah juga harus menyediakan tempat sampah yang memadai. “Banyak sampah plastik yang dibuang dan dimasukan ke dalam kantong-kantong plastik. Bahkan ada juga yang menggunakan karung plastik. Biasanya masyarakat membuangnya saat malam hari,” tuturnya.

Pemerintah harus segera menindaklanjuti persoalan tersebut, jangan sampai hal itu menjadi kebiasaan. Tidak ada larangan, pasti akan membuat masyarakat selalu membuang sampah di tempat itu, karena mengira diperbolehkan dan tidak ada larangan. “Pihak Lanal Maumere yang berjarak sekitar 200 meter dari tempat kejadian saja selalu memelopori dan rutin membersihkan pantai dan lingkungan dari sampah. Pemerintah daerah dan masyarakat harusnya malu dengan kelakukan ini,” sesalnya.

Kepala  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sikka, Ir. Yunida Pollo, mengaku, belum mengetahui hal itu. Yuninda mengatakan, akan segera berkordinasi dengan pihak Kelurahan Wuring, dan memerintahkan petugas untuk mengeceknya. “Saya akan koordinasikan dengan Lurah Wuring. Petugas DLH juga akan mengecek ke lokasi untuk melihat dan menyampaikan kepada masyarakat, agar jangan membuang sampah di kali mati atau di saluran air,” ujarnya.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan, akan membuat saluran air tergenang. Apalagi saat ini sedang musim hujan, dapat menyebabkan banjir karena sampah menumpuk. “Di kota Maumere saja masyarakat masih membuang sampah bukan di kontainer sampah tetapi di luar kontainer sampah. Sampah berceceran di jalan raya dan mengganggu pengendara dan masyarakat yang melintas di dekatnya,” pungkasnya.

Disaksikan Cendana News, sampah dibuang warga hingga radius 10 meter sebelum jembatan Nangahure di sisi selatan. Sampah-sampah plastik juga berserakan di kali mati, persis di samping jembatan.

Lihat juga...