hut

Masyarakat NTT Diimbau Tetap Waspadai Bencana

Ilustrasi [CDN]

KUPANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengimbau masyarakat setempat untuk tetap waspada terhadap bencana alam yang masih mengancam daerah berbasis kepulauan itu.

“Semua petugas BPBD di seluruh NTT secara terus menerus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk waspada dan siaga bencana karena hujan disertai angin kencang masih terus terjadi di wilayah ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD NTT Tini Tadeus di Kupang, Kamis (14/2/2019).

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan upaya BPBD mencegah jatuhnya korban jiwa, akibat bencana hidrometeorologi yang masih berpotensi terjadi di daerah itu.

Hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam di NTT tercatat 29 orang.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan deras disertai angin masih terjadi di hampir seluruh wilayah NTT. Kondisi cuaca itu berpotensi banjir, tanah longsor, angin puting, serta pohon tumbang.

Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan siaga menghadapi bencana alam.

Secara terpisah, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang Ota Welly Jenni Thalo mengatakan pada Januari-Pebruari 2019, sebagian wilayah di NTT berada di puncak musim hujan, di mana pertumbuhan awan Cumulonimbus signifikan.

Kondisi itu, katanya, sering terjadi pada siang, sore, dan malam hari, mengakibatkan cuaca buruk, seperti hujan deras disertai petir dan angin kencang sesaat dengan kecepatan mencapai 20-30 knot atau 40-60 kilometer per jam.

Selain itu, gelombang tinggi di wilayah NTT masih berpotensi terjadi hingga akhir Februari 2019.

BMKG mengimbau seluruh masyarakat setempat agar tetap waspada dan siaga terhadap dampak bencana hidrometeorologi, seperti hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi yang menyebabkan banjir, genangan air, jalan licin, tanah longsor, abrasi, bangunan roboh, pohon dan baliho tumbang.

Masyarakat pengguna transportasi laut, juga diminta waspada terhadap gelombang tinggi dan selalu mengikuti informasi terkini tentang cuaca yang dikeluarkan BMKG. [Ant]

Lihat juga...