hut

Masyarakat Padang: Titiek Soeharto, Baik dan Santun

Editor: Koko Triarko

PADANG – Siti Hediati Haryadi yang menyempatkan diri melaksanakan salat duhur di Masjid Taqwa Muhammadiyah Kota Padang, Sumatra Barat, mendapat sambutan hangat dari jemaah dan masyarakat luas.

Awalnya, kedatangan Putri Cendana yang karib disapa Titiek Soeharto ke masjid yang berada di tengah-tengah Pasar Raya Padang ini, sengaja tidak diberitahukan kepada pengurus masjid. Sehingga ketika Titiek Soeharto berada di saf perempuan, membuat para Emak terkejut.

Usai salat duhur berjemaah, dan telah adanya pengumuman dari pengurus masjid, bahwa ada Titiek Soeharto, fokus pemandangan dari masyarakat pun tertuju ke bagian saf belakang.

Kondisi berdesakan untuk berfoto bersama pun tak terbendung, hingga selangkah demi selangkah Titiek Soeharto menuju ke luar masjid, masyarakat terus berdesakan untuk menyalami Titiek Soeharto dan berselfie.

Bagi masyarakat di Kota Padang, bisa bertemu langsung dengan Titiek Soeharto yang merupakan putri dari Presiden kedua RI yang legendaris, HM Soeharto, adalah sebuah momen yang berharga.

Siti Hediati Haryadi saat berkunjung ke Padang, Sumatra Barat, Rabu (6/2/2019)/Foto: M. Noli Hendra

Seperti yang dikatakan oleh Riyanti. Ia sosok Soeharto sampai saat ini masih ada ingatan masyarakat Kota Padang. Bagaimana tentang kepeduliannya terhadap masyarakat kecil, sehingga dulu harga-harga barang begitu murah.

Sehingga ketika bertemu dengan Titiek Soeharto, baginya sebuah pengalaman hidup yang begitu penting. Karena selama ini, ia melihat Titiek Soeharto hanya di layar kaca.

” Titiek Soeharto orangnya ramah dan santun saat bertemu dengan masyarakat. Beliau anak presiden dan sikap beliau sangat santun, selalu senyum. Ibu Titiek nya cantik lagi. Saya sangat senang bisa bertemu anak Pak Harto ini,” katanya, kemarin.

Selain Riyanti, seorang bapak yang juga mengaku kaget dengan kedatangan Titiek Soeharto di Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang, yakni Halim.

Ia mengaku, seumur-umur baru sekarang ini bisa melihat langsung anak Presiden RI kedua Soeharto tersebut.

“Saya tidak bisa mendekat ke Ibu Titiek, karena ramai sekali ibu-ibu yang berdesakan untuk berfoto. Setidaknya, saya bisa melihat dari jauh saja, ternyata beliau orang sangat baik, tidak resah didekati oleh masyarakat di pasar ini,” ucapnya.

Doa-doa baik pun terus diucapkan oleh masyarakat yang datang langsung menghampiri Titiek Soeharto ketika itu. Titiek pun menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang menerima keberadaannya di Kota Padang dengan begitu hangat dan bahagia.

Baginya, salat di Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang merupakan pertama kali dilakukannya.

“Terima kasih kepada ibu-ibu dan bapak-bapak di masjid ini, saya ke Padang ada beberapa kegiatan. Mohon doanya juga, perjuangan rakyat untuk ganti presiden dimudahkan dan terwujud hendaknya,” kata Titiek, kepada puluhan masyarakat yang berdesakan mendekatinya di masjid itu.

Dengan adanya suasana yang begitu ramai di Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang, membuat sejumlah pedagang, sopir angkot, dan masyarakat sekitar di Pasar Raya Padang dan masjid, menjadi kerumunan masyarakat.

Ternyata masih ada yang tidak tahu bahwa yang dikerumuni oleh masyarakat itu adalah Titiek Soeharto. Hal ini karena saking ramainya masyarakat menemui Titiek.

Ketika Titiek Soeharto, hendak memasuki mobil dan meninggalkan masjid, sorak-sorakan Presiden Prabowo – Sandi pun menghiasi keberangkatan Titiek Soeharto bersama rombongan menuju ke lokasi kegiatan selanjutnya.

Sambutan yang bahagia yang diberikan oleh masyarakat di Kota Padang itu, bentuk nyata, bahwa masyarakat Padang masih ingat jasa Presiden kedua RI, HM. Soeharto, dalam menyejahterakan rakyat.

Lihat juga...