hut

Media Diharapkan Mampu Dinginkan Suhu Politik

Editor: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Semakin mendekati pelaksanaan pemilu 2019, tensi politik mulai memanas. Perang opini di media sosial semakin meningkat dan seringkali berujung pada postingan-postingan informasi hoaks yang saling berbalas antarpendukung.

Diharapkan, media hadir sebagai penengah dengan menyajikan informasi yang akurat dan bisa mendinginkan suasana.

Harapan tersebut disampaikan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun. Menurutnya, peran media sangat besar dalam proses pemilu, yaitu sebagai corong informasi. Pada tahapan tertentu, masyarakat yang sudah jenuh dengan berbagai macam provokasi di media sosial, akan mencari kebenaran melalui media massa.

ʺPeran media ini sangat besar dan sangat berpengaruh terhadap kondusivitas suatu wilayah. Mengingat media adalah corong informasi. Karena itu sangat diharapkan media bisa hadir sebagai filter informasi hoaks dengan menyajikan berita yang benar dan berimbang,ʺ kata Kapolres, Sabtu (2/2/2019).

Berita yang muncul di media, lanjut Kapolres, sudah melalui proses yang panjang, sehingga informasi yang keluar valid. Masyarakat yang terdidik, juga sudah menjadikan media sebagai acuan kebenaran informasi, daripada media sosial yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sehingga menjadi tanggung jawab media untuk memberikan informasi yang benar.

Berkaca pada pelaksanaan pilkada 2018 di Kabupaten Banyumas, semua tahapan dilalui dengan suasana kondusif. Kapolres tidak memungkiri, jika ada perang di media sosial, tetapi tidak sampai menimbulkan kerawanan situasi.

Sementara untuk pilpres 2019 ini, tensi di media sosial lebih tinggi dibanding pilkada 2018. Kejadian-kejadian di luar Kabupaten Banyumas, sangat cepat diakses dan menjadi perbincangan atau bahan postingan di media sosial.

ʺPada era milenial seperti sekarang, informasi bertebaran dan sangat mudah diakses. Kejadian di luar Banyumas dengan cepat sudah bisa diakses dan menjadi perbincangan di mesia sosial. Tim Cyber kita selalu melakukan pemantauan dan ada kecenderungan meningkat dibanding saat pilkada lalu. Tensinya lebih panas dan lebih intens. Namun, bahasannya masih seputar kejadian di luar Banyumas, sebab di sini kondisi masih aman dan terkendali,ʺ terangnya.

Kondisi yang aman ini, lanjut Kapolres, diharapkan bisa terjaga hingga pelaksanan pemilu dan pascapemilu. Berbagai upaya pendekatan terhadap kelompok masyarakat, terus dilakukan Polres Banyumas.

Selalu ditekankan, bahwa semua warga Banyumas memiliki tanggung jawab moral, untuk menjaga kondusivitas Banyumas.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!