hut

Mengembangkan Sektor Pariwisata Bergantung Pemandu Wisata

Editor: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Sektor kepariwisataan merupakan salah satu sektor yang dapat mengatasi permasalahan-permasalahan di Kota Padang, Sumatera Barat. Hal ini dikarenakan pariwisata turut dapat mengurai persoalan pengangguran, kesejahteraan, ketenagakerjaan dan masalah lainnya.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan sektor pariwisata juga bisa secara cepat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan hal itu terbukti di Kota Padang.

Pendapatan Kota Padang di sektor pariwisata Tahun 2014 – 2018 peningkatannya mencapai 405 persen dan bahkan Dinas Pariwisata setempat bertekad, ke depan pendapatan dari sektor wisata ini bisa mengalahkan PBB nantinya.

“Setelah kita pelajari dan pahami bahwa pariwisata itu tidak cukup hanya dengan objek dengan segala fasilitasnya, tapi juga ditentukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang bergerak di sana. Jadi SDM yang berperan di pariwisata itu sendiri, seperti Himpunan Pramuwisma Indonesia (HPI), masyarakatnya, UMKM-nya, transportasinya dan salah satu bagian yang terpenting adalah Tourist Guide (Pemandu Wisatanya),” kata Mahyeldi, Senin (25/2/2019).

Ia menjelaskan, pemandu wisata berperan penting dalam mengembangkan pariwisata, karena pemandu wisata harus mampu menjelaskan, memahamkan dan juga menginformasikan secara baik kepada wisatawan.

Menjadi pemandu wisata itu jangan yang pendiam, harus kaya dengan informasi-informasi, banyak yang perlu diceritakan tentang Kota Padang ini.

“Oleh karena itu saya setuju standar kinerja pemandu wisata sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), yang melanggar standar harus ada punishment, karena ini berhubungan dengan orang banyak,” ucapnya.

Kemudian, Mahyeldi menambahkan, pemandu wisata itu harus mampu untuk menjelaskan seandainya pemandu wisata tidak mampu mengeksplorasi, tidak mampu untuk menjelaskan, memahamkan dan juga menginformasikan secara baik kepada wisatawan, itu akan berdampak besar.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Didi Aryadi menyampaikan, tujuan dari pelatihan pemandu wisata ini adalah untuk menghasilkan tenaga terampil pemandu wisata (pramuwisata) yang memiliki kemampuan dan keterampilan khusus serta teknik pemandu wisata.

Meningkatkan kompetensi pemandu wisata yang sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata, meningkatkan kualitas pemandu wisata sebagai salah satu komponen dalam jasa usaha pariwisata, serta mengembangkan pengetahuan para pelaku industri pariwisata.

Pelatihan pemandu wisata ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari, dimulai tanggal 25 Februari sampai dengan 2 Maret 2019. Peserta pelatihan ini sebanyak 30 orang, peserta merupakan pemandu wisata yang telah melalui tahapan seleksi yang dilaksanakan oleh HPI Kota Padang.

Materi pelatihan ini sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pariwisata dengan narasumber yang berkompeten di antaranya dari akademisi, himpunan pramuwisata Indonesia DPD Sumbar, praktisi di antaranya Asita Sumbar, motivator dan lainnya yang telah berpengalaman di bidang kepariwisataan.

“Pelatihan untuk pemandu wisata ini yang pertama dilaksanakan, mudah-mudahan acara ini sukses sesuai dengan harapan,” tutur Didi Aryadi.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

»
escort99.com