hut

Musrenbang Empat Kecamatan di Bekasi Didominasi Aspirasi Infrastruktur

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Musyawarah tingkat kecamatan di Kota Bekasi, tercatat masih didominasi usulan pembangunan dibidang infrastuktur. Empat kecamatan yang menggelar Musrenbang secara serentak, pada Rabu (13/2) tersebut, meliputi Kecamatan Bantargebang, Jatisampurna, Bekasi Utara, dan Bekasi Timur.

Dari keempat kecamatan itu masing-masing kelurahan masih mengusulkan terkait perbaikan, pembangunan infrastruktur untuk dikerjakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Sekretaris Kecamatan Bantargebang, R. Endra Lesmana, menyampaikan dari empat kelurahan yang ada di wilayah tersebut, usulan kegiatan anggaran tahun 2020 meliputi tiga bidang, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

Infrastruktur paparnya meliputi pelebaran jalan dari pangkalan dua, hingga TPS Sumur Batu. Sedangkan dibidang pendidikan, pembangunan SLTP Cikiwul, dan bidang kesehatan, pembangunan rumah sakit tipe D di Bantergebang.

“Bantergebang selain mendapat APBD dari Kota Bekasi, juga ada beberapa program yang diusulkan menggunakan biaya bantuan dari Pemprov DKI. Hal tersebut bantuan untuk TPST Bantargebang,” ucap Endra ke Cendana News, Rabu (13/2/2019).

Hal senada disampaikan Sekretaris Camat Bekasi Utara, Zalaluddin, bahwa usulan di wilayahnya, didominasi pembangunan infrastruktur seperti peningkatan drainase, rutilahu, jalan lingkungan dan fasilitas kesehatan.

Tetapi, lanjutnya ada beberapa usulan terkait UMKM dan bank sampah, juga ikut menjadi program prioritas disamping infrastruktur sesuai usulan. Dia mengakui Bekasi utara merupakan kawasan penyumbang PAD terbesar dari sektor PBB. Bahkan tahun 2018 lalu capaiannya melebihi realisasi capaian target.

Peserta Musrenbang di Kecamatan Bantargebang. Usulan Bantargebang juga didominasi pembangunan infrastruktur seperti jalan dan sarana kesehatan pendidikan – Foto: M. Amin

Sementara itu, Musrenbang di Bekasi Timur, dibuka langsung oleh Camat Gutus Hermawan, mengatakan dari empat kelurahan yang ada di wilayahnya masih mengusulkan masalah infrastruktur. Hal tersebut meliputi perbaikan jalan, drainase lingkungan, penambahan aspal serta pembangunan sekretariat RT/RW.

“Ajuan kegiatan dalam Musrenbang 2020 di wilayah Bekasi Timur, ada 158 kegiatan dengan anggaran pagu dana sementara mencapai Rp274,9 miliar,” ujar Gutus.

Terpisah, Camat Jatisampurna, Abi Hurairah, mengatakan skala prioritas ajuan dalam Musrenbang 2020, di wilayahnya tetap didominasi soal infrastruktur. Usulan tersebut lanjutnya akan dibawa ke dalam Musrenbang tingkat Kota Bekasi, yang akan dilaksanakan Maret mendatang.

“Kecamatan Jatisampurna, ada usulan sebanyak 304 kegiatan yang dihimpun dari lima kelurahan yang ada. Kegiatan yang sudah diakomodir tersebut menjadi skala prioritas untuk dibawa ditingkat Musrenbang Kota Bekasi,” tegas Abi Hurairah.

Menanggapi usulan dari setiap kelurahan, Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komaruddin, berharap ajuan untuk kegiatan di 2020 melalui dana APBD, bisa disamakan dengan RPJMD Pemerintah Kota Bekasi.

Menurutnya, secara garis besarnya sarana dan prasarana berbasis digital. Hal itu diakuinya sudah diarahkan untuk pengajuan yang akan diajukan oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Bantargebang. Seperti di Kelurahan Cikiwul harus ada data pusat data informasi masyarakat, disitu ada pusat traffic center, security center dan website serta pusat informasi masyarakat.

“Jadi masyarakat nanti didorong memiliki website,”tandasnya, mengakui sebagian besar pengajuan itu sudah mencakupi ada tetapi secara detail belum.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!