Nelayan Bengkulu Tengah Sukses Tangkarkan Empat Jenis Penyu

160
Tukik atau anak penyu - foto DOK CDN

BENGKULU – Empat jenis penyu di tangkarkan nelayan di Bengkulu Tengah. Lokasi penangkaran bersifat sederhana, dibangun di sekitar pantai Pekik Nyaring.

“Awalnya kami mendapat bimbingan tentang hewan laut yang dilindungi, ternyata penyu termasuk salah satu hewan laut yang langka,” kata Zulkarnedi, nelayan yang menangkarkan penyu di Desa Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Kamis (14/2/2019).

Penangkaran penyu tersebut, mulai dibangun pada 2016 silam. Hal itu dilakukan karena dorongan untuk melestarian satwa dilindungi tersebut. Selama ini, masyarakat di sekitar desa itu hanya mengetahui penyu sebagai hewan laut.

Pada awalnya, hanya ada satu jenis penyu yang ditangkarkan, yaitu penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Kemudian ditemukan telur jenis penyu lainnya seperti penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas). Dan yang terakhir penyu belimbing (Dermochelys coriacea).

Penangkaran penyu sisik dan penyu hijau dimulai pada 2017 silam, setelah ia mengamankan telur-telur penyu tersebut dari kawasan Pantai Pekik Nyaring dan sekitarnya. Selanjutnya, pada awal 2019, ditangkarkan jenis penyu belimbing, yang saat ini sedang dalam proses pengeraman.

Menurut Zulkarnedi, penangkaran penyu yang dilakukan sendiri itu merupakan bagian dari balas budi terhadap alam. Selama ini, nelayan hanya fokus mencari dan menangkap ikan. “Nelayan di sini hanya tahunya menangkap ikan saja, sehingga saya tergerak untuk membudidayakan hewan laut yang sudah langka ini,” ujarnya.

Sejak awal menangkar penyu, ia sudah melepasliarkan 450 ekor anak penyu atau tukik. Kini, ia mendapat dukungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat. Kemudian dukungan dari mahasiswa pecinta alam, yang mendukung dengan mengumpulkan donasi pelestarian penyu. Ia berharap penangkaran penyu ini nantinya bisa menjadi objek wisata edukasi bagi generasi muda, khususnya untuk mengenal hewan laut yang dilindungi. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...