Nelayan Pantai Selatan Cianjur Berharap Perbaikan Pemecah Ombak

Editor: Mahadeva

195
Ilustrasi gelombang laut - DOK CDN

CIANJUR – Nelayan di Pantai Selatan Cianjur, Jawa Barat, berharap perluasan sodetan Dermaga Jayanti. Nelayan juga meminta perbaikan posisi pagar pemecah ombak. Pagar pemecah ombak dibutuhkan untuk menlindungi perahu yang ditambatkan ketika terjadi cuaca buruk. Selama ini, sodetan dermaga yang dibangun beberapa waktu lalu tidak berfungsi maksimal.

Ketika cuaca buruk, banyak perahu nelayan yang rusak akibat terbentur-bentur. Pemecah ombak di depan dermaga yang sudah dibangun, juga tidak berfungsi maksimal, karena posisinya melintang. “Seharusnya lurus, akibatnya ombak yang menghantam pinggiran tidak pecah namun gelombangnya menyebar hingga ke dalam dermaga. Itu yang menyebabkan banyak perahu yang rusak ketika cuaca ekstrem karena tetap diterjang gelombang ombak yang tidak pecah ketika menghantam pemecah ombak di depan dermaga,” ungkap tokoh nelayan Jayanti Rempeg (50), Selasa (19/2/2019).

Pemecah ombak yang dibangun dengan dana belasan miliar itu, rencananya akan diubah. Pihak kementerian terkait disebutnya, sudah sempat datang langsung beberapa waktu lalu. “Sudah ada dari pejabat Kementerian yang datang beberapa waktu lalu, setelah kami menyampaikan aspirasi pada seorang anggota DPR RI yang datang ke Pantai Jayanti karena keberadaan pemecah ombak ini terkesan asal bangun,” tandasnya.

Tokoh masyarakat selatan Cianjur, Rahmat Efendi, menambahkan, dibangunnya pemecah ombak dan dilakukan penyodetan dermaga di Jayanti, tidak diawali dengan bertanya pada nelayan. Selama puluhan tahun, nelayan lebih tahu kondisi geografis wilayah tersebut, sehingga pemecah ombak tidak sesuai dengan fungsinya, karena gelombang yang menghantam pagar beton tersebut semakin besar bahkan kerap membalikkan perahu yang ditambatkan.

“Seharusnya pelaksana proyek melakukan survei terlebih dahulu dan meminta keterangan atau saran dari nelayan yang lebih faham kondisi pantai. Sekarang keberadaan pemecah ombak justru menghasilkan gelombang yang merugikan nelayan,” tandasnya.

Dia berharap pemerintah pusat segera melakukan perbaikan dengan cara merubah kembali letak pemecah ombak, agar berfungsi dengan baik. Sehingga nelayan tenang saat menambatkan perahu di dermaga, yang terletak dibelakang pagar beton pemecah ombak. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...