Nikmatnya Masakan Khas Pedesaan Banyumas di Baturaden

Editor: Koko Triarko

1.353

BANYUMAS – Baturaden tidak hanya menyimpan keindahan alam semata, namun di tengah sejuknya udara lereng Gunung Slamet tersebut, kita juga bisa menikmati aneka masakan pedesaan khas Banyumas.

Cita rasa makanan yang Jawa sekali, dengan sentilan aneka rasa rempah, membuat warung tradisional Putri Gunung di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, pun banyak diburu pengunjung, terlebih saat akhir pekan.

Aneka jenis sayur yang disajikan, antara lain, godogan (rebusan) daun singkong, sayur daun pepaya, sayur gendot atau biasa disebut sayur genjer, oseng pakis, tumis dage, pecak jantung pisang serta tak lupa mendoan atau tempe goreng.

Untuk lauknya juga tersedia pilihan ayam burus atau ayam yang digoreng setengah matang, ada pula ayam kampung, ayam bakar, ikan lembutan, ikan asin peda, petai goreng dan lain-lain.

ʺSaya suka sayur dan di warung ini banyak sayur-sayur yang jarang dijumpai, seperti sayur gendot dan pakis. Bumbu masakan juga khas Banyumas sekali, kaya rempah, tidak salah memilih warung ini,ʺ kata salah satu pelanggan, Liliek Dharmawan.

Liliek datang bersama rombongan belasan temannya yang tergabung dalam komunitas Jalan Pagi GOR (JP GOR), biasa melakukan aktivitas jalan pagi di kawasan GOR Satria Purwokerto, dan akhir pekan ini dipilih untuk bersepeda.

Pengunjung sedang menikmati masakan khas pedesaan di warung Gunung Putri. -Foto: Hermiana E. Effendi

Setelah menempuh rute cukup jauh, rombongan biasa singgah untuk makan. Dan, warung Putri Gunung menjadi pilihan untuk singgah di akhir pekan ini, Sabtu (16/2/2019).

Selain sayur khas pedesaan, yang membuat warung ini ramai pengunjung adalah hidangan sambal yang beraneka macam. Pengunjung bisa memilih, mulai dari sambal terasi, sambal bawang yang pedasnya selangit, sambal bajak, sambal belacan, sambal ijo dan jenis sambal lainnya.

Meskipun terkadang harus menunggu lumayan lama untuk menikmati hidangan, namun semua itu terbayar dengan pemandangan alam sekitar yang sejuk. Waktu menunggu pun tak lagi terasa lama.

ʺSambal bawang dan sambal terasi mentahnya yang jadi favorit di sini, pedasnya nendang, terlebih dinikmati di tengah sejuknya hawa Baturaden plus mendoan hangat tentunya,ʺ kata Liliek.

Liliek Dharmawan -Foto: Hermiana E. Effendi

Warung ini juga menyediakan tempat yang luas untuk menggelar pertemuan atau pun arisan. Meskipun belum lama berdiri, warung ini sudah dikenal luas.

Wisatawan yang datang ke Baturaden, sebagian juga banyak yang mampir ke warung Gunung Putri. Untuk beristirahat sambil menikmati hidangan spesial  khas pedesaan.

Baca Juga
Lihat juga...