hut

Pelaku UKM di Banjarnegara Kembangkan Produk Olahan Berbahan Mokaf

Editor: Koko Triarko

BANJARNEGARA – Singkong merupakan hasil pertanian yang selama ini nilai jualnya sangat rendah, bahkan harga satu kilogram singkong hanya pada kisaran Rp5.000. Namun, di tangan pelaku usaha kreatif di Kabupaten Banjarnegara, nilai ekonomis singkong melonjak setelah diolah menjadi aneka bahan makanan sehat.

Olahan aneka makanan dari tepung berbahan baku singkong atau biasa disebut mokaf, saat ini banyak dilakukan warga Banjarnegara. Awalnya, warga hanya mengolah singkong menjadi tepung mokaf. Namun, dalam satu tahun terakhir, mulai bermunculan aneka jenis makanan olahan berbahan baku mokaf.

Pelaku usaha kreatif makanan olahan dari mokaf, Arin Listya Apriyani. -Foto: Hermiana E. Effendi

Mulai dari pancake aneka rasa, kue brownis, strudel, pie berbagai macam rasa, roti maryam dan lain-lain. Tidak hanya lezat, tetapi olahan dari mokaf ini lebih sehat dan aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.

Salah satu pelaku usaha kreatif mokaf, Arin Listya Apriyani, mengatakan, ada tiga jenis pancake yang dibuatnya, yaitu pancake durian, tape ketan dan ubi ungu.

Dari sisi penampilan, sangat menarik. Warnanya kuning, hijau dan ungu. Rasanya juga lezat, tidak kalah dengan pancake yang dibuat dari tepung terigu.

ʺPancake dari mokaf ini rasanya lebih kres kalau digigit, rasanya juga sama dengan terigu, hanya saja pancake berbahan terigu lebih lembut, karena banyak menggunakan mentega, kalau kita tanpa mentega,ʺ terang Arin, Selasa (12/2/2019).

Harga satu bungkus pancake durian isi 6 biji, Rp30 ribu, dan harga pancake tape ketan serta ubi ungu Rp25 ribu, dengan jumlah isi yang sama.

Arin memulai usaha aneka makanan dari mokaf ini pada 2017. Menurutnya, olahan mokaf ini selain sehat dan aman dikonsumsi penderita diabetes, juga bisa dikonsumsi oleh anak-anak autis.

Sebab, mokaf tidak mengandung  gluten dan kasein, dua asupan makanan yang harus dihindari oleh anak autis. Tepung mokaf yang dipergunakan membuat kue, terbuat dari tepung singkong yang diolah menggunakan enzim fermentasi asam laktat atau ragi.

Pemesan aneka makanan dari mokaf ini, juga berdatangan dari luar kota, pemesanan dilakukan via online. Ada yang memesan kue-kue dan pancake, ada juga yang memesan tepung mokaf dalam jumlah banyak dan menanyakan resep atau cara membuat olahan dari tepung mokaf.

ʺAda beberapa konsumen ibu dari anak penyandang  autis, mereka memesan tepung mokaf dan menanyakan resep untuk membuat jajanan dari mokaf, ada juga yang menanyakan resep membuat sup jagung dari mokaf, jadi kita sertakan panduan memasaknya. Pada dasarnya, hampir semua olahan berbahan baku terigu, bisa diganti dengan mokaf,ʺ tutur Arin.

Saat ini, Arin bersama pelaku usaha mokaf lainnya dari Desa Sokanandi, Kecamatan Banjarnegara, terus berinovasi membuat makanan olahan dari mokaf, dengan pendampingan dari Bank Indonesia (BI) Purwokerto.

Dari hasil pelatihan, tidak hanya kue kering dan camilan keripik yang dibuatnya, tetapi juga sudah merambah ke olahan mie instan dari mokaf, serta beras.

Lihat juga...