Pemkab Pesisir Selatan Fokus Persiapkan Sarana UNBK

Editor: Mahadeva

208

PESISIR SELATAN – Semua sekolah penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Pesisir Selatan, diminta mempersiapkan ujian secara maksimal. Permintaan tersebut disampaikan Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni. Hal tersebut perlu dilakukan, karena Pemkab Pesisir Selatan menargetkan hasil UNBK tahun ini, mendapatkan hasil yang menggembirakan.

Keberadaan sarana dan prasarana UNBK, harus disiapkan secara maksimal. Termasuk, keberadaan tenaga teknis pelaksana ujian. “Kita berharap, semua sekolah yang akan melaksanakan UNBK di 2019 mesti melakukan persiapan secara maksimal. Jika semuanya memiliki persiapan yang bagus, ke depannya pelaksanaan UNBK di Pesisir Selatan dapat berjalan aman dan lancar,” katanya, Kamis (7/2/2019).

Hendrajoni menyebut, UNBK adalah ujian nasional dengan menggunakan komputer, yang dilengkapi perangkat lunak khusus. Tingkat kesulitannya, sama dengan ujian nasional secara tertulis. Sementara, persyaratan sekolah untuk bisa menyelenggarakan UNBK, adalah memiliki komputer atau laptop, server yang mencukupi, UPS, jaringan lokal LAN, koneksi jaringan internet memadai, memiliki listrik, serta memiliki ruang ujian nasional yang mencukupi.

“Hal itu hendaknya menjadi perhatian serius bagi semua pihak, bagaimana di 2019 seluruh sekolah yang menerapkan UNBK di Kabupaten Pesisir Selatan, dapat melaksanakannya dengan baik, dengan hasil memuaskan,” ucapnya.

Ke depan, direncanakannya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak hanya fokus pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Namun juga harus memikirkan upaya peningkatan mutu pendidikan. Guru, diminta melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya. Tidak hanya sebagai pengajar, tapi juga pendidik. Hal itu mesti menjadi perhatian serius guru, sehingga kualitas pendidikan sebagaimana yang dihaharapkan dapat tercapai.

Selanjutnya, seluruh elemen diharapkan turut berpartisipasi dalam pembangunan bidang pendidikan, karena tanggungjawab membangun pendidikan bukan hanya ada di pemerintah. Memasuki Februari 2019, sejumlah sekolah di Pesisir Selatan, telah bersiap melaksanakan UNBK. Salah satunya, SMP N 1 Painan, yang merupakan sekolah rujukan di daerah itu.

Kepala SMP N 1 Painan, Mardalena, mengatakan, mengawali 2019, sekolah dipimpinnya, telah melakukan penataan fasilitas untuk pelaksanaan UNBK 2019. Adanya bantuan koneksi internet dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), turut membantu kesiapan pelaksanaan UNBK.

Dengan dukungan koneksi internet, SMP N 1 Painan menargetkan dapat menggelar UNBK secara mandiri. Hal itu tidak seperti kondisi di tahun-tahun sebelumnya. “Kita mengoptimalkan penggunaan wifi gratis dari Kemkominfo RI, untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, dan pengelolaan administrasi,” jelasnya.

Di 2018 lalu, sekolah rujukan itu memperolah bantuan fasilitas wifi gratis dari kemenkominfo. Saat ini, sarana itu telah berfungsi, dan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan pengelolaan administrasi. Wifi di sekolah sangat dibutuhkan, baik oleh pelajar maupun guru, dalam melaksanakan fungsinya. Keberadaan wifi gratis menunjang pelaksanakan UNBK secara mandiri.

“Kita di 2019 ini, di SMP N 1 Painan, menargetkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer secara mandiri. Dalam artian, UNBK dilaksanakan di sekolah sendiri. Kini, secara bertahap sarana dan prasarana pendukung UNBK terus ditingkatkan,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...