Pemkab Sukabumi Jadikan Durian Ikon Khas

430

SUKABUMI  – Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadikan buah durian (Durio zibethinus) sebagai ikon kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali tersebut karena mempunyai berbagai jenis yang tidak ditemukan di daerah lain.

“Kami ingin ke depan durian ini menjadi buah ikon Kabupaten Sukabumi, sehingga wisatawan atau penikmatnya jika ingin mencari durian bisa datang ke Sukabumi,” kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami di Sukabumi, Sabtu.

Menurutnya, di daerah yang dipimpinnya tersebut mempunyai banyak jenis durian yang kualitasnya tidak kalah dibandingkan daerah lain bahkan impor seperti durian Si Sake, Gandaria, Coklat dan lain-lain.

Bahkan pihaknya akan mematenkan nama-nama durian unggulan daerah ini agar bisa diakui di tingkat nasional seperti Durian Petruk yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah, kemudian Durian Matahari, Musang King dan lain sebagainya.

Lanjut dia, awalnya Sukabumi terkenal dengan Durian Gandaria karena memiliki tekstur yang kenyal, harum, manis, tebal dagingnya dan bijinya kecil. Tetapi sekarang ada beberapa jenis durian lainnya seperti Si Coklat yang kualitasnya di atas Durian Gandaria.

“Saya dari dulu merupakan pecinta durian dan sudah datang ke sentra-sentra durian baik di dalam dan luar negeri, tetapi rasanya kalah dengan durian asli dari Kecamatan Cikakak seperti Si Coklat dan Gandaria. Kami bisa jamin durian dari Sukabumi ini pasti membuat ketagihan,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sudrajat, mengatakan branding atau penamaan sedang diurus oleh pihaknya agar nama durian dari Kabupaten Sukabumi bisa mendapatkan hak paten.

Ternyata, selama ini durian seperti dari Kecamatan Cikakak saat berbuah langsung dipesan oleh penikmat  dari berbagai daerah di Indonesia bahkan digemari oleh wisatawan mancanegara.

Meskipun harganya memang cukup mahal dibandingkan durian pada umumnya, seperti jenis Gandaria mulai dari Rp150 ribu hingga ada yang Rp1 juta, tetapi ternyata penikmatnya tidak pernah ada yang kecewa.

Sama halnya seperti Si Coklat yang jenis ini ternyata tidak mengandung alkohol dan sudah dilakukan penelitian oleh lembaga berkompeten.

Maka dari itu, pihaknya akan terus menambah luasan perkebunan durian yang tidak hanya di wilayah Kecamatan Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan dan Cikidang saja tetapi juga kecamatan lainnya dalam pengembangan tanaman durian ini. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...