Pemprov Sumut Diminta Secepatnya Berikan Bantuan Kapal Nelayan

364

MEDAN  – Tokoh nelayan tradisional Sumatera Utara (Sumut), Nazli, meminta kepada pemerintah provinsi (Pemprov) setempat secepatnya memberikan bantuan kapal kepada nelayan tradisional di daerah itu, sehingga mereka bisa menangkap ikan di laut.

“Kapal tersebut, sangat diharapkan bagi nelayan karena di antara mereka masih banyak yang tidak memiliki armada penangkap ikan,” kata Nazli, di Medan, Sabtu.

Dengan adanya bantuan kapal tersebut, menurut dia, para nelayan semakin bergairah mencari ikan, karena selama ini di antara mereka banyak yang menganggur.

“Pemberian kapal itu, diharapkan dapat meningkatkan kembali perekonomian nelayan tradisional yang selama ini benar-benar merosot,” ujar Nazli.

Ia mengatakan, bantuan kapal dari pemerintah itu, sudah lama dinanti-nantikan para nelayan dan pada 2019 baru dapat terealisasi.

Para nelayan di Sumut, juga sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan kehidupan mereka yang selama ini memprihatinkan.

“Semoga, dengan adanya kapal tersebut, kehidupan nelayan semakin sejahtera dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Nazli.

Dia mengemukakan, bantuan kapal kepada nelayan itu, merupakan program pemerintah untuk menyejahterakan kehidupan mereka yang selama ini susah.

Pemprov Sumut pada 2019, memang telah menganggarkan dana sekitar Rp4 miliar untuk pengadaan 569 kapal/alat tangkap nelayan di daerah itu. Bahkan, DPRD Sumut juga mendukung pengadaan kapal nelayan di Sumut.

“Pemprov Sumut diharapkan dapat menyerahkan bantuan kapal tersebut, kepada nelayan tradisional di wilayah Pantai Barat dan Pantai Timur,” kata Nazli.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut, Mulyadi Simatupang, menyatakan,  DPRD Sumut mendukung anggaran untuk pengadaan kapal nelayan itu pada 2019.

Anggaran Rp4 miliar itu diperhitungkan untuk 569 kapal/alat tangkap nelayan pascakeluarnya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 02 tahun 2015 tentang Pelarangan Penggunaan Pukat Hela (trawl) dan Pukat Tarik (seine net).

Menurut dia, kapal itu nantinya dibagikan kepada nelayan di berbagai daerah dengan fokus untuk di kawasan Pantai Timur.

Mulyadi berharap, pengadaan dan alokasi alat tangkap nelayan itu bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Sekaligus, katanya, menekan protes nelayan yang belum juga mendapat bantuan kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan pascalarangan penggunaan trawl. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...