Penggiat Bank Sampah Ubah Sampah jadi Emas

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

332

PADANG — Penggiat Bank Sampah di Kota Padang, Sumatera Barat, mendapat dukungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT. Pegadaian Padang menyediakan sebuah Bank Sampah Induk, yang mengganti setoran masyarakat dengan tabungan emas.

Bank Sampah
Penggiat Bank Sampah di Padang Mina Dewi Sukmawati bersama penghargaan di bidang lingkungan yang diperolehnya dari Pemerintah Kota Padang pada 2016 lalu/Foto: M. Noli Hendra

Penggiat Bank Sampah di Padang Mina Dewi Sukmawati menyebutkan, dukungan dan perhatian tersebut menjadi salah satu upaya mengajak masyarakat untuk menjaga dan peduli lingkungan. Selama ini, dari tiga titik Bank Sampah, belum begitu banyak warga yang terlibat.

Dewi, yang juga sebagai Ketua Posdaya Permata Bunda yang menjadi binaan dari Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) Padang ini, menyebutkan dengan adanya pergerakan di bidang lingkungan ini, juga merupakan bagian dari untuk menerapkan pilar lingkungan.

“Dari 9 kelurahan yang ada di Kecamatan Kuranji Padang, baru ada tiga titik Bank Sampah. Itu pun sifatnya membantu. Dengan adanya kepedulian dari PT. Pegadaian Padang, membuat saya bersama teman-teman lainnya lebih giat lagi,” katanya, Rabu (20/2/2019).

Menurutnya, selama ini sistem yang diberlakukan dalam Bank Sampah, ada barang bekas yang dijual, maka langsung dikasih uang. Nanti sampah-sampah yang dibeli itu dipilah, lalu ambil sesuai yang dibutuhkan saja. Sementara sesuai dengan kerjasama dengan PT. Pegadaian, uang-uang yang diperoleh itu dijadikan dalam sebuah buku tabungan emas.

“Jadi hitungan nilai emasnya itu, untuk penjualan sampah Rp6.000 maka masyarakat telah menabung sebanyak 0,01 gram emas,” ujarnya.

Deputi Bisnis PT. Pegadaian Area Padang, Alnafiah Alius mengatakan, program yang dikenal dengan The Gade Clean and Gold, juga berlangsung di seluruh Indonesia. Di Sumatera Barat, hanya Kota Padang yang dipilih.

“Progam ini merupakan kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri, tapi baru diterapkan di beberapa area saja. Alasan memilih Padang, karena disini ada penggiat Bank Sampahnya,” sebutnya.

Ia menjelaskan program yang dibiayai langsung oleh CSR pada intinya untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih. Diharapkan ini dapat membuat lingkungan lebih baik, selain itu hasil jual akan menjadi emas.

Lihat juga...