Perangi Penyakit Masyarakat, Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

Editor: Satmoko Budi Santoso

460

PURWOKERTO – Ribuan botol minuman keras (miras) dimusnahkan di Alun-Alun Purwokerto, Jumat (22/2/2019). Pemusnahan miras ini dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Banyumas ke-448 sebagai tanda komitmen Pemkab Banyumas dalam memerangi penyakit masyarakat.

Pemusnahan miras dipimpin langsung oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein dan disaksikan Forkompinda Banyumas. Total miras yang dimusnahkan sebanyak 1.889 botol dan 744 liter ciu atau miras produksi rumahan yang tak berizin.

Achmad Husein mengatakan, kegiatan pemusnahan miras merupakan agenda tahunan yang masuk dalam rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Banyumas. Selain itu, juga masuk dalam agenda kegiatan akhir tahun.

Bupati Banyumas, Achmad Husein (ketiga dari kiri) memimpin acara pemusnahan miras. Foto: Hermiana E. Effendi

ʺDalam satu tahun, Pemkab Banyumas dua kali melakukan pemusnahan miras, hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen kita untuk memberantas penyakit masyarakat, memberantas peredaran miras tak berizin,ʺ kata Husein.

Menurut Bupati, peredaran miras tak berizin mempunyai dampak sosial yang sangat luas. Antara lain menimbulkan kerawanan sosial, merusak generasi muda dan penyalahgunaan miras juga berpotensi menimbulkan korban.

Kegiatan pemusnahan miras ini juga sebagai upaya penegakan Perda nomor 14 tahun 2014 tentang pengendalian, pengawasan dan penertiban peredaran minuman berakohol.

Untuk peredaran miras yang tidak mengantongi izin, jelas melanggar perda. Selain itu, dalam perda juga disebutkan tempat peredaran miras yang dibatasi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas, Imam Pamungkas, mengatakan, untuk pemusnahan miras ini, merupakan hasil operasi rutin yang dilakukan oleh Satpol PP Banyumas sejak bulan Desember 2018, hingga bulan Febuari tahun ini.

Ribuan botol miras diperoleh dari berbagai wilayah antara lain dari Kecamatan Ajibarang berhasil menyita 253 botol dan 102 liter ciu, Kecamatan Baturaden dan Kembaran merampas 266 botol dan 56 liter.

Kecamatan Sokaraja dan Kemranjen berhasil menjaring 238 botol dan 147 liter. Kecamatan Wangon dan Jatilawang berhasil menyita 421 dan Kecamatan Karanglewas, Rawalo dan Jatilawang berhasi merampas 711 botol dan 194 liter. Total keseluruhan 1889 botol dan 744 liter ciu.

ʺPemberantasan miras ini rutin kita lakukan dengan melakukan penyisiran di wilayah-wilayah yang disinyalir ada peredaran miras, baik berdasarkan pantauan petugas di lapangan maupun dari laporan masyarakat,ʺ terangnya.

 

Lihat juga...