Pola Baru PPDB 2019 di Bekasi

Editor: Satmoko Budi Santoso

326

BEKASI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Jawa Barat, menerapkan pola baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online melalui jalur zonasi. Pola zonasi tahun 2019 di Kota Bekasi akan menggunakan sistem koordinat melalui foto udara.

“Jika tahun lalu, berdasarkan wilayah administratif, seperti kecamatan, kelurahan sampai RT/RW, maka tahun ini, akan menggunakan jarak koordinat sesuai foto udara,” kata Inayatullah, Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kota Bekasi, Kamis (21/2/2019).

Tetapi, imbuhnya, soal penentuan jarak titik koordinat untuk menetapkan zonasi pastinya masih dalam pembahasan. Tentu tetap mengacu jarak wilayah sekolah.

Ia mengaku masih melakukan pembahasan dengan melibatkan seluruh stakeholder. Setelah ada kesepakatan soal titik koordinat maka tidak berlaku lagi sistem skor atau NEM.

Adapun jumlah siswa sekolah dasar yang akan mengikuti PPDB tahun ini, diperkirakan mencapai 46.238 siswa didik baru. Sementara, imbuhnya, daya tampung SMP Negeri sebanyak 38 persen, SMP Swasta 49 persen dan SMP Tsanawiyah 14 persen.

Dikatakan, Disdik Kota Bekasi menetapkan 93 persen kuota Penerimaan PPDB Tahun 2019 menggunakan sistem koordinat. Jumlah tersebut, ungkapnya, jauh lebih besar dari PPDB tahun sebelumnya, yaitu 45 persen.

“PPDB tahun 2019 murni tidak menggunakan sistem NEM, kecuali jalur prestasi seperti dari prestasi dan afirmasi,” katanya memgaku akan terus dimatangkan dalam waktu dekat sistem PPDB tahun 2019.

Inayatullah mengharapkan kepada masyarakat Kota Bekasi, untuk tidak berbondong-bondong menyekolahkan anaknya di SMP Negeri. Banyak SMP Swasta yang tidak kalah bagus sistem pendidikannya dibanding negeri.

Data jumlah kelulusan SD tahun 2019 jauh lebih besar, dari daya tampung yang tersedia untuk sekolah negeri. Tetapi jika mengacu pada jumlah sekolah swasta dan MTS, maka jumlah tersebut bisa tertampung semua.

“Berdasarkan rapat koordinasi kita hari ini bersama dengan seluruh stakeholder terkait, hasil sementara draf PPDB 2019 ditetapkan, kuota untuk jalur zonasi itu 93 persen. 4 persen jalur prestasi dan 3 persen jalur hafidz Quran,” pungkas Inayatullah.

Baca Juga
Lihat juga...